Kala Blog Kebanjiran Pengunjung, Sebuah Studi Kasus

By mangkoko : last updated 26 Sep 2016

Membuat blog yang ramai pengunjung tentu saja menjadi idaman setiap blogger. Dengan catatan: pengunjung yang berkualitas lho! Bukan sekedar pengunjung bodong yang hanya menaikkan angka statistik saja. Pengunjung yang berkualitas adalah benar-benar orang (human) yang membaca dan mengambil manfaat dari artikel yang di tayangkan.

Kala traffic melambung tinggi, (credit image pada www.eukhost.com)

Kala traffic melambung tinggi, (credit image pada www.eukhost.com)

Ada banyak tips atau cara untuk meningkatkan kunjungan ke blog, salah satu diantaranya adalah dengan merangsang terjadinya buzz atau rasa ingin tahu masal. Cara ini biasanya akan berujung pada terciptanya traffic kunjungan.

Statistik kunjungan unik memang menjadi tolok ukur paling accountable untuk mengukur performa sebuah blog. Namun ada satu hal yang terkadang lupa diantisipasi para blogger, termasuk juga saya. Bahwa ledakan traffict kunjungan yang datang tiba-tiba akibat buzz dari sebuah artikel menarik yang sedang menjadi tren bisa pula menjadi kasus yang merugikan.

Mirip seperti sebuah ledakan bom yang menyebar ke segala arah, bahkan menjelma bagaikan gelombang tsunami yang membanjiri blog dengan traffic sangat besar dalam waktu sangat singkat, hampir bersamaan.

Traffic sangat besar yang membanjiri sebuah blog tentu saja bukan keuntungan yang diraih tetapi justru kerugian. Akibat kasat mata: terjadinya overload pada server hosting tempat blog tersebut diletakkan. Akibatnya blog menjadi sangat sulit diakses oleh siapapun, termasuk sang pengelolanya sendiri.

Lantas apa yang mesti kita lakukan ketika menghadapi situasi seperti itu?
Inilah asyiknya hidup dalam budaya timur yang serba memaklumi apapunh peristiwa yang terjadi. Sebuah bencana apapun selalu terdapat sisi positif yang bisa ditemukan didalamnya. Hanya dengan sebuah kalimat sakti : “mencoba mengambil hikmahnya”.

Kejadian banjir traffic seperti yang terjadi pada blog ini mudah-mudahan bisa menjadi referensi bagi sahabat sekalian (para blogger) untuk siap dan mampu mengantisipasi jika suatu saat terjadi tanpa diduga sebelumnya. Sehingga dampak buruk yang mungkin terjadi dapat ditekan seminimal mungkin.

Di sisi lain penyebab terjadinya banjir traffic sendiri merupakan bahan studi yang sangat berharga untuk meningkatkan performa website (dalam hal ini blog) dan menemukan formula generik yang ampuh untuk meningkatkan traffic blog.

Grafik kunjungan yang melambung tinggi

Grafik kunjungan ke blog mangkoko.com yang melambung tinggi

 

Kronologi Banjir Kunjungan

Artikel ini adalah sebuah studi kasus, bukan sebuah fiksi, kejadiannya berlangsung sekitar 2 minggu lalu, masih cukup relevan untuk di analisa. Adapun kronologinya sbb:

  • [5 February 2015] Saya posting artikel tentang: Cara Praktis Mengetahui Keaslian Batu Akik Dengan Smartphone.
  • Hari yang sama saya mengirimkan ringkasan artikel ke Viva Log (log.viva.co.id). Biasanya sebuah artikel yang dianggap menarik dan sedang tren akan segera di publish. Namun ternyata artikel tersebut tidak segera dimuat, saya pikir mungkin sang redaktur menganggap tidak menarik dan tidak sesuai dengan kriteria Viva Log, sehingga tidak di publish.
  • [6 February 2015] Pagi hari (sekitar jam 8:00) akses ke mangkoko.com sangat sulit. Saya sempat mengira server hosting sedang down, tetapi ternyata tidak. Tadinya saya akan kontak ke Customer Support untuk menanyakan hal ini, tetapi ketika saya coba akses ke website lain yang di host di tempat yang sama ternyata lancar. Ah .. jangan-jangan blog ini yang overload!

    Resources Meter

    Resources meter mangkoko.com, sebelum dan sesudah upgrade

  • Saya segera login ke Control Panel mangkoko.com. Benar saja, semua indikator resource meter di Cloud Hosting yang saya gunakan memerah semua, mentok 100% tak tersisa. Pantas saja blog sangat sulit diakses.
  • Saya minta ke Hosting Service untuk upgrade account Cloud Hosting dengan kapasitas physical memory dan CPU usage 2x lipat. Terlihat masih merah, mentok pula di angka 100%. Tetapi sudah cukup lumayan bisa diakses, meskipun masih lambat.

Apa yang sebenarnya terjadi ?
Pagi itu (6 February 2015) jam 7:06 WIB ringkasan artikel  “Cara Praktis Mengetahui Keaslian Batu Akik Dengan Smartphone” ternyata di tayangkan di Viva Log. Tema tentang batu akik rupanya saat ini benar-benar lagi booming, sehingga artikel tersebut langsung masuk sebagai artikel terpopuler di Viva Log. Dan buntutnya adalah banjir traffic ke sumber artikel aslinya: mangkoko.com.

Menjadi terpopuler di Viva Log

Menjadi terpopuler di Viva Log (lihat kolom kanan atas)

 

Tak berhenti sampai disitu, tenyata Citizen6 Liputan6 juga memuatnya pada siang hari (jam 11:23 WIB) dan langsung menjadi “Populer News” kategori “Blog Keren“. Jadi lengkaplah sudah penderitaan blog ini akibat banjir kunjungan.

Statistik kunjungan (unique visitor) harian yang biasanya sekitar 1.200-an melonjak drastis 20x lipat menjadi lebih dari 24.000 unique visitor. Kapasitas hosting blog kelas personal tentu saja tidak mampu melayani ledakan pengunjung sebesar itu.

Untuk upgrade ke hosting kelas korporat yang mampu melayani traffic besar biayanya akan menjadi terlalu mahal. Lain halnya jika memang blog telah memiliki traffic besar yang stabil, memakai hosting kapasitas besar menjadi reliable. Sebanding antara biaya dengan manfaatnya.

Kesimpulan

  • Jargon “contents is the king” memang menjadi kalimat sakti yang tak terbantahkan, sangat potensial mendatangkan pengunjung. Apalagi ditambah dengan peran layanan agregator contents seperti Viva Log dan Citizen6 Liputan6 yang sangat powerful menjadi buzzer yang mampu meledakkan popularitas sebuah artikel.
  • Jika sebuah artikel bertemu dengan momentum yang tepat, akan terjadi ledakan popularitas, gaungnya terdengar dimana-mana. Sosial media menjadi ujung tombak mengalirnya viral yang sambung-menyambung, menciptakan multi level share yang menjangkau wilayah geografis sangat luas.
  • Peran Web Hosting sangat penting untuk mendukung performa sebuah blog. Layanan Cloud Hosting mungkin bisa menjadi pertimbangan, karena jenis layanan ini menerapkan quota sumber daya (resources) yang relatif fair. Meskipun terlihat lebih mahal. Tolok ukur tingkat layanannya menggunakan quota CPU core & usage dan physical memory usage sehingga lebih transparan. Skalabilitasnya juga lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan traffic normal harian.

Terakhir, sebuah permintaan maaf pada para sahabat sekalian yang pasti kesulitan mengakses blog ini pada tanggal 6 sampai 9 February 2015 lalu karena kasus blog sedang kebanjiran pengunjung. Terima kasih telah sudi berkunjung membaca artikel-artikel yang ada disini. Mudah-mudahan ada manfaat yang bisa dipetik.

Salam, mangKoko (17 Feb 2015)


5 thoughts on “Kala Blog Kebanjiran Pengunjung, Sebuah Studi Kasus

  1. info unik aneh seru

    Memang benar kalo traffic tembus 20 UV bagi blog baru sangat mengagetkan gan. punya ane kemaren juga tembus segitu … walah untung masih pake blogspot. Kalo untuk yang masalah kebanjiran traffic n beli hosting besar saya fikir juga belum waktunya. kan trafficnya juga belum stabil gan…btw nice inpoh deh

    mangKoko says:
    Trims bro atas kunjungannya.

    Reply
  2. anotherorion

    punya saya CPU dan memory 1024 mb saja sering gak nahan mas klo udah jam siang :3

    mangKoko says:
    Kira-kira kenapa ya mas Priyo, puncak traffic-nya jam 3 ?

    Reply
  3. trikmemasak

    Wowww ternayat begitu tho mas bro, terimakasih infonya, kemarin baru aja protes ama yang punya hosting ternyata ini tho yang menyebabkan sulit diakses terimakasih mangkoko

    mangKoko says:
    Demikianlah mas … he he

    Reply
  4. shendra

    Mas bro, aku mau tanya untuk pemakain cloud hosting dengan spek 0.50 CPU Core RAM 64, kira-kira mampu melayani brp pengunjung perharinya, mohon dijawab.

    Terima kasih,
    shendra

    mangKoko says:
    Di diskusikan langsung dengan CS hosting yang akan dipakai saja bro Shendra!
    Supaya dapat info yang akurat.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.