Pay It Forward

By mangkoko : last updated 10 Feb 2015

Pay It Forward adalah sebuah cerita tentang multi level marketing kebaikan. Ceritanya berawal ketika suatu saat mobil seorang jurnalis ditabrak oleh seorang penjahat. Dia selamat tetapi mobilnya ringsek rusak berat. Tiba-tiba datang seseorang tak dikenal yang memberikan sebuah mobil mewah sebagai ganti. Tanpa banyak bicara sang penolong hanya berpesan: jika ingin membalas kebaikannya, lakukan pada 3 orang lain. Apa reaksi anda jika seandainya jurnalis tersebut adalah anda ? Terkejut, surprise, dan mungkin penasaran tiada tara?

Thing of an idel to change our world - and put it into ACTION!!

Think of an idel to change our world – and put it into ACTION!!

Ini memang hanya cerita sebuah film yang sudah sangat lama beredar, sekitar tahun 2000-an. Kisahnya unik, inspiratif dan sangat kuat terpateri di ingatan. Sebuah cerita tentang keikhlasan dalam bingkai mata rantai “Multi Level Kebaikan”. Idenya mirip bisnis Multi Level Marketing (MLM), produknya berupa tindakan mulia atau kebaikan.

Rasa penasaran Chris sang jurnalis diwujudkan dengan berusaha keras melacak dari mana ide Multi Level Kebaikan ini bermula. Sampai akhirnya dia menemukan asalmula ide ini pada seorang bocah laki-laki bernama Trevor Mc Kinney. Trevor adalah seorang anak dari keluarga broken home, hanya tinggal dengan ibunya yang pecandu minuman keras. Di kelas social sekolahnya, Trevor mendapat tugas dari gurunya untuk menemukan ide sederhana yang bisa mengubah dunia.

If you could help change the world …
Would you ?
What does the world mean to you?
Why should we think about the word?
What does the world expect of you?

Trevor menyebut idenya sebagai “Pay It Forward”. Caranya dia akan mencoba mengubah kehidupan 3 orang yang dikenalnya dengan baik.

"Pay It Forward", Multi Level Kebaikan

“Pay It Forward”, Multi Level Kebaikan

Target pertama dia mencoba mengubah kehidupan Jerry, seorang pemuda yang kecanduan narkoba. Trevor terus memberi semangat pada Jerry untuk bisa lepas dari narkoba. Tetapi ternyata tidak mudah bagi Jerry untuk bisa lepas dari kecanduannya. Trevor merasa usahanya gagal.

Target kedua Trevor adalah temannya sendiri di sekolah, yang dianggap seorang yang lemah sehingga sering di remehkan dan bahkan dipukuli temannya yang merasa seorang Jagoan. Trevor mencoba terus memberi semangat temannya untuk berani. Tetapi Trevor merasa usahanya gagal juga.

Target ketiga adalah pak Simonet, gurunya sendiri. Biarpun sang guru ini buruk rupa, tetapi Trevor menganggap sang guru ini adalah seorang berhati mulia. Dia menemukan figur seorang sahabat dan ayah pada diri gurunya. Sehingga dia mencoba menjodohkan dengan ibunya. Usahanya mulai menampakkan hasil, Pak Simonet dan ibunya mulai dekat. Sampai suatu saat datanglah ayah kandungnya. Dia minta diberi kesempatan kembali pada ibunya dan berjanji merubah perangainya yang buruk. Ibunya menerima kembali, sedangkan pak Simonet kecewa. Dan ternyata perangai buruk ayahnya tetap tidak berubah.

Trevor merasa semua usahanya gagal. Sampai suatu ketika Chris sang jurnalis menemukan Trevor. Ternyata ide “Pay It Forward” tanpa diduka telah menyebar beranak-pinak, berantai sambung menyambung sampai jauh dan meluas. Jerry yang menjadi awal mula menyebarnya rantai kebaikan tanpa pamrih itu.

Bagaimana kelanjutan ceritanya ? Lebih baik nonton sendiri.
Tetapi sepertinya di toko penjual VCD, film ini sudah sulit ditemukan. Di gerai-gerai penyewaan VCD biasanya masih tersedia untuk disewa. Saat mau nonton, saya sarankan sediakan kertas tissue yang banyak. Karena kemungkinan akan sangat bermanfaat untuk manghapus air mata anda yang sangat mungkin terus meleleh membasahi pipi.

Mudah-mudahan “Pay It Forward” menjadi inspirasi memasuki bulan suci Ramadhan yang akan segera datang, tinggal menghitung hari. Ramadhan sang bulan penuh berkah, akan menjadi saat paling ideal untuk berlatih laku spiritual tertinggi di dalam agama apapun. Yaitu “IKHLAS”.

Marhaban Ya Ramadhan. Selamat datang Ramadhan.


Share :

One thought on “Pay It Forward

  1. Una

    Pengen nonton filmnya, apalagi setelah banyak blogr ngadain Pay It Forward 😀

    mangKoko says:
    Sekedar cerita film lama mbak Una. Trims telah berkunjung

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.