Mau Coba Sarapan Sehat ?

By mangkoko : last updated 03 Oct 2014

Sarapan pagi sering menjadi kontroversi. Sebagian besar dari kita setuju bahwa sarapan pagi sangat penting, tetapi jika diajukan pertanyaan lebih lanjut: apa menu sarapan pagi terbaik ? Maka mulailah terjadi perbedaan pendapat. Sebagian yakin bahwa sarapan dengan menu komplet adalah yang terbaik. Sebagian yang lain lebih menyukai pilihan bahan menu sarapan yang sederhana agar mudah dicerna. Atau anda punya pendapat lain ?

healthy-breakfast-871287410500r0Je1

Apakah ini “healthy breakfast” ?

Selain dua pendapat diatas, ada juga orang yang jarang sarapan pada pagi hari, dengan alasan sempitnya waktu karena buru-buru berangkat ke tempat kerja, atau tidak sempat membuat menu sarapan.

Pendapat pertama bahwa sarapan sebaiknya dengan menu komplet, tentu saja mempunyai alasan yang sangat masuk akal. Jeda antara makan malam dan makan pagi relatif lebih panjang, antara 10 sampai 11 jam jika di asumsikan makan malam jam 19:00 (7 malam) dan makan pagi jam 6:00 sampai jam 7:00 pagi. Sehingga pada pagi hari saatnya tubuh dipasok nutrisi komplet untuk keperluan beraktifitas sepanjang siang. Nutrisi komplet terdiri dari protein, karbohidrat, serat dan vitamin. Tradisi yang mendukung konsep sarapan komplet atau biasa juga disebut full breakfash diantaranya adalah American breakfast dan English breakfast.

American breakfast terdiri dari : berbagai macam jus, buah potong, roti-rotian seperti toast, croissants, Danish dan sebagainya yang dihidangkan dengan macam-macam selai, mentega, telor rebus atau dibuat omelet, daging ham atau bacon, dan minuman hangat seperti teh, kopi dan susu.

English breakfast sama seperti American breakfast ditambah dengan pilihan serealia seperti oat meal (dari gandum), corn flake (semacam keripik jagung), dan rice crispiest (semacam keripik dari beras) dicampur dengan susu.

Pendapat kedua yakin bahwa sarapan terbaik adalah menu makanan yang mudah dicerna. Konsep ini dipopulerkan di dalam food combining. Landaasan teorinya juga sangat menarik dan logis. Konon tubuh manusia selama 24 jam sehari semalam melakoni siklus pengelolaan asupan makanan yang di bagi menjadi 3 periode proses.

Periode 1 : Antara jam 04:00 dini hari sampai 12:00 siang adalah proses pembuangan sisa makanan.
Periode 2 : Jam 12:00 sampai 20:00 adalah saat untuk mencerna makanan.
Periode 3 : Jam 20:00 sampai 04:00 dini hari adalah fase dimana tubuh menjalankan fungsi penyerapan sari makanan.

Dari tabel diatas, sarapan pagi masuk pada periode 1, dimana asupan makanan terbaik pada periode ini berupa jenis makanan yang mudah dicerna, yaitu buah-buahan.

Wow … makan pagi buah buahan ?
Ini memang bukan perkara mudah, karena menyangkut bagaimana merubah budaya yang selama ini mendarah daging di masyarakat kita. Orang tua kita pada umumnya melarang anak-anaknya makan buah jika belum makan nasi.

Terakhir kita tinjau budaya sarapan masyarakat Indonesia yang biasanya tidak jauh berbeda seperti menu makan siang tetapi lebih disederhanakan. Menu yang paling populer adalah nasi goreng dengan lauk telor atau daging, bubur ayam, nasi uduk, soto dan sebagainya. Menu-menu dominan karbohidrat ini termasuk bahan makanan yang membutuhkan waktu lama untuk proses mencerna.

Jadi … apa menu sarapan terbaik ?
Jawabnya tentunya terpulang pada hasil pengamatan pada diri kita sendiri. Jika kita tidak pernah bermasalah pada kesehatan dan tingkat kebugaran kita. Berarti menu makan kita sehari hari termasuk sarapan pagi sudah tepat sesuai dengan kondisi biologis tubuh kita. Tetapi jika kita menghadapi beberapa masalah kesehatan seperti obesitas, kadar kolesterol jahat diatas ambang normal, demikian pula dengan kadar asam urat, atau sering sakit ringan seperti flu, pilek dan batuk. Nggak ada salahnya jika mulai mencoba merubah pola dan asupan makanan sehari hari. Karena hanya dengan merubah menu makan pagi yang lebih sehat saja sering terjadi perubahan daya tahan tubuh dan kebugaran yang sangat signifikan.

Tradisi sarapan mangKoko tidak berbeda dengan kebanyakan masyarakat Indonesia, seperti nasi urap, nasi goreng, soto ayam dsb. Ketika usia menginjak kepala 4 ternyata mulai muncul banyak masalah kesehatan yang dipicu oleh pola dan menu makan yang tidak ramah pada sistem pencernaan. Maka mangKoko mencoba merubah sarapan dengan menu yang lebih ramah pencernaan. Karena makanan yang paling mudah dicerna adalah buah-buahan, mangKoko mencoba sarapan pagi dengan buah potong. Jika lagi musim mangga, ya sarapan mangga. Yang paling sering adalah sarapan apel, buah pir atau pepaya, karena buah-buahan ini yang paling mudah ditemukan di pasar, dan harganya cukup terjangkau.

MangKoko merasakan dengan perubahan menu sarapan ini saja berdampak pada kebugaran dan daya tahan tubuh yang semakin meningkat. Sebelumnya mangKoko alergi pada debu dan udara lembab, setiap pagi biasanya bersin-bersin seperti sedang pilek. Sejak merubah menu makan pagi dengan buah ternyata hampir tidak pernah bersin-bersin lagi pada pagi hari.

Apa tidak menyebabkan sakit perut mang ?
Pengalaman mamang enggak tuh !
Dan rata-rata teman-teman mamang juga tidak mengalami sakit perut seperti yang dikhawatiran banyak orang.

Jika sahabat ingin mencoba merubah menu sarapan dengan buah-buahan. Coba ikuti langkah berikut:

  • Lakukan selama tiga hari berturut-turut.
  • Amati respon tubuh kita terhadap perubahan pola bahan makan ini. Jika terjadi masalah pada lambung, segera hentikan. Kemungkinan lambung kita tidak tahan dengan jenis buah-buahan yang kita makan.
  • Jika tidak bermasalah coba dipertahankan minimum selama 2 minggu. Biasanya dalam 2 minggu ini kita sudah bisa merasakan perubahan kebugaran tubuh kita.

Tetapi sekali lagi mencoba sarapan buah ini butuh niat yang kuat. Salah satu godaannya adalah sifat buah-buahan yang cepat dicerna akan segera membuat rasa lapar sebelum masuk waktu makan siang. Ini bisa diatasi dengan menyiapkan bekal buah-buahan potong sebagai bekal di tempat kerja. Begitu merasa lapar kita cemil buah-buahan bekal kita dari rumah.

Bagaimana jika sarapan buah-buahan tidak mungkin dilakukan karena lambung kita bermasalah ?
Kita tetap bisa sarapan sehat dengan menyederhanakan menu, salah satu diantaranya adalah serealia, mudah-mudahan dilain kesempatan mang Koko bisa sharing menu ini.

Notes: Credit photograph to PublicDomainPictures.net


Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.