Wedang Uwuh, Segar Nikmat dan Menyehatkan

By mangkoko : last updated 04 Nov 2015

Pernah nyicipi segar dan nikmatnya wedang uwuh? Minuman tradisional khas Imogiri Yogyakarta ini sangat pantas untuk dicoba. Namanya memang aneh: wedang uwuh, yang artinya adalah minuman sampah. Mungkin karena bentuk mentahnya yang seperti timbunan sampah dedaunan sehingga disebut wedang uwuh. Namun jangan remehkan sensasi rasanya: harum, manis, hangat dan segar.

Minuman penghangat tubuh seperti ini sangat cocok di sajikan sore hari, apalagi saat musim hujan yang sedang berlangsung saat ini. Namun untuk wedang uwuh, saya menemukan anomali. Setiap awal bulan, biasanya setiap tanggal 2 pagi, di kantor saya selalu diselenggarakan senam sehat bersama. Menu minuman habis senam yang tak pernah ketinggalan adalah wedang uwuh hangat, kerena telah menjadi vaforit yang tak tergantikan sehabis berolah-raga.

Secangkir wedang uwuh yang segar, nikmat dan menyehatkan

Secangkir wedang uwuh yang segar, nikmat dan menyehatkan

Konon wedang uwuh telah dikonsumsi oleh para prajurit kerajaan Mataram jaman dahulu kala. meskipun diragukan apakah pada jaman itu sudah disebut dengan nama wedang uwuh. Ada versi cerita yang menyebutkan bahwa nama wedang uwuh muncul saat terjadinya gempa yang meluluh-lantakkan daerah Yogyakarta dan sekitarnya pada tahun 2006 lalu.

Seiring dengan popularitasnya yang semakin meluas, saat ini  wedang uwuh mulai tersedia di supermarket besar. Jika sulit ditemukan di sekitar anda, banyak tersedia dijual secara online. Dan jika anda sedang berada di Jogja, inilah kesempatan untuk menikmati eksotisme minuman tradisional ini di tempat asalnya.

Komposisi wedang uwuh terdiri dari rempah-rempah alami, sehingga tidak mengherankan jika dipercaya berkhasiat menyehatkan tubuh. Yaitu: daun sereh  (Cymbopogon citratus), serutan kayu secang (Caesalpinia sappan), jahe (Zingiber officinale), daun jeruk (Citrus aurantifolia), cengkih (Syzygium aromaticum), kayu manis (Cinnamomum verum), dan gula batu sebagai pemanis.

Bahan rempah-rempah alami sebagai bahan dasar wedang uwuh

Bahan rempah-rempah alami sebagai bahan dasar wedang uwuh

Rempah paling khas pada wedang uwuh adalah serutan kayu secang. Rempah inilah yang memerahkan seduhan wedang uwuh. Bahan rempah ini dipercaya memiliki khasiat sebagai antioksidan, memperlancar peredaran darah. dan melegakan pernafasan. Bahan empon-empon kedua yang selalu ada pada racikan resep wedang uwuh adalah jahe. Memberi rasa hangat dan berkhasiat sebagai antikoagulan yang mencegat penyumbatan pembuluh darah, mengurangi penyerapan kolesterol dalam darah dan hati sehingga kadar kolesterol darah dapat diturunkan.

Bahan-bahan lain berikut ini memang tidak selalu ada pada racikan wedang uwuh. Di Yogyakarta sendiri sebagai asal wedang uwuh terdapat banyak versi resep tergantung selera para peraciknya. Rempah rempah daun sereh, daun jeruk, kayumanis dan cengkih menambah kekuatan rasa, selain juga memiliki khasiat kesehatan yang tidak bisa diabaikan.

Daun jeruk dan daun sereh sangat menguatkan rasa minuman. Daun sereh sendiri merupakan bahan utama minuman lemon squash yang sangat populer di sajikan di resto-resto modern. Selain itu juga memiliki fungsi medis sebagai peluruh air seni, keringat dan dahak, sehingga berkhasiat sebagai penurun panas, pereda kejang penambah nafsu makan.

Beberapa rempah penyusun wedang uwuh mengandung antioksidan yang relatif menonjol. Selain  kayu secang yang telah disebutkan diatas, juga kayu manis yang kandungan antioksidannya relatif tinggi. Ramuan dengan bahan kayu manis efektif mengatasi perut kembung, sinusitis dan obesitas.


4 thoughts on “Wedang Uwuh, Segar Nikmat dan Menyehatkan

  1. Fahmi

    nah! ini yang bakal saya cari kalau mendarat di Yogyakarta lagi. Kemaren waktu di yogya gak ketemu :( padahal udah ubek – ubek sana sini~

    mangKoko says:
    Mas Fahmi, saya lihat di Mirota Malioboro banyak & bermacam-macam jenis.

    Reply
  2. ysalma

    Baru dengar nama minuman ini Mang,
    kayak Versi lain wedang jahe ya
    bahan-bahannya, kayu secang saya ga tau malah :(

    mangKoko says:
    Uni Salma, minuman ini rasa jahenya tidak dominan.
    Jadi … wajib dicoba jika sedang ke Jogja

    Reply
  3. Dyah Lestari

    saya sudah coba dan ketagihan…memang enak dan jadi minuman favorit saya…

    mangKoko says:
    He he, trims telah berkunjung mbak Dyah!
    :-)

    Reply
  4. Miftah Farid

    Minuman unik khas jogja ini rasanya agak pedes tetapi menghangatkan, kadang suka beli di deket rumah, harganya ga mahal, naak naan (y)
    Terimakasih.. :)

    mangKoko says:
    Naak naan ya mas Miftah? He he …

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.