Berkunjung ke Menara Kudus

By mangkoko : last updated 20 Oct 2015

Menara Kudus adalah salah satu dari 3 hal yang tak terpisahkan dari kota Kudus. Dua hal lainnya adalah rokok kretek,dan jenang (dodol) Kudus. Menara Kudus adalah monumen saksi sejarah perkembangan agama Islam di pulau Jawa, lekat dengan sejarah para wali penyebar ajaran Islam yang tersohor dengan sebutan Wali Songo.

Menara Kudus adalah salah satu bagian bangunan dari Masjid Menara Kudus (di sebut juga sebagai Masjid Al Manar dan Masjid Al Aqsa). Dibangun oleh Sunan Kudus pada tahun 1549 M (956 H). Konon batu pertama yang digunakan untuk membangun masjid ini berasal dari Palestina. Lokasi masjid berada di daerah Kauman, kecamatan Kota, kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Kubah Masjid Menara Kudus

Kubah Masjid Menara Kudus

Arsitektur Menara Kudus sungguh eksotis dan unik, berupa bangunan batu bata ekspose yang menjulang di depan Masjid Al Manar, menyerupai bentuk candi Hindu. Berukuran sekitar 100 meter persegi (10 x 10 meter) dengan ketinggian sekitar 18 meter.

Di bagian atasnya terdapat sebuah bedug raksasa yang akan ditabuh sebagai pertanda akan dimulainya waktu sholat. Bentuk arsitekturnya kental bergaya Jawa-Hindu, sehingga merupakan perwujudan akulturasi budaya Islam dan budaya Hindu yang telah mengakar sebelumnya.

Tempat wudlu Masjid Menara Kudus yang unik

Tempat wudlu Masjid Menara Kudus yang unik

Kudus sendiri merupakan sebuah kota kabupaten di Jawa Tengah, berjarak sekitar 53 km ke arah timur kota Semarang. Saya sengaja berkunjung ke Menara Kudus bersama rombongan wisata ziarah dengan menggunakan bus besar. Dengan maksud untuk mendapatkan perspektif yang berbeda dibanding berkunjung sendiri dengan kendaraan pribadi.

Menara Kudus adalah salah satu destinasi wisata ziarah terpopuler di Jawa Tengah. Biasanya itenary wisata ziarah sekitar Demak dan Kudus adalah Masjid Agung Demak, Makam Sunan Muria, Menara Kudus dan Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu. 3 destinasi terakhir termasuk wilayah kabupaten Kudus.

Penuh sesaknya sholat Jumat di Masjid Menara Kudus

Penuh sesaknya sholat Jumat di Masjid Menara Kudus

Wisata ziarah yang sangat populer di kalangan masyarakat, umumnya memang menyinggahi tempat-tempat yang memiliki kaitan dengan religi. Yaitu petilasan dan makam para wali penyebar agama Islam, masjid-masjid besar dan bersejarah, dan tempat-tempat khusus yang berhubungan seputar itu.

Mengunjungi menara Kudus paling nyaman adalah jika menggunakan motor. Karena kita bisa parkir persis di samping lokasi masjid. Saya tidak melihat adanya tempat parkir mobil saat berkunjung kesana. Informasi yang saya dengar tempat parkir mobil agak jauh, sehingga cukup merepotkan.

Apalagi jika ingin sholat jumat di sana, tak hanya sulit mencari tempat parkir mobil, tetapi juga sangat sulit mencari tempat di dalam masjid untuk beribadah sholat jumat, saking penuhnya jamaah. Kecuali anda datang lebih awal.

Bagimana jika menggunakan bus?
Semua bus, termasuk bus yang mengangkut rombangan kami harus parkir di sebuah terminal parkir yang berjarak sekitar 3 km dari Menara Kudus. Dari sana tersedia 3 jenis angkutan yaitu ojek, becak dan angkot untuk menuju ke lokasi.

Namun ironisnya anda tidak bisa memilih salah satu dari tiga jenis angkutan yang dikehendaki. Karena pengelola di sana memberlakukan waktu bergilir diantara ojek, becak dan angkot. Konon alasannya untuk memberikan keadilan atau pemerataan pendapatan diantara mereka. Tetapi sangat tidak adil dan tidak nyaman bagi pengunjung.

Contohnya saat kami sampai disana waktu gilirannya tukang ojek. Meskipun saat itu sedang gerimis, kami tetap diharuskan naik ojek. Tidak boleh menggunakan becak atau angkot. Bayangkan … harus berbasah-basah naik ojek …

Barangkali pemerintah kota Kudus perlu turun tangan langsung membenahi permasalahan seperti ini. Sayang sekali jika aset wisata religi yang begitu berharga ini banyak menyisakan ganjalan ketidaknyamanan bagi pengunjung.

 


Share :

One thought on “Berkunjung ke Menara Kudus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.