Berkunjung ke Museum Ranggawarsita

By mangkoko : last updated 04 Nov 2015

Museum tampaknya belum menjadi destinasi wisata menarik bagi masyarakat Indonesia. Mungkin karena perhatian pemerintah yang tidak optimal dan management pengelolaan museum masih terkesan ala kadarnya, sehingga tampilan museum sering membosankan. Saya mengajak sahabat sekalian untuk terus mendorong pemerintah agar terus meningkatkan kualitas museum-museum di Indonesia agar menjadi tonggak waktu yang selalu menjadi pengingat bagi generasi kini dan akan datang.

Study tour anak-anak sekolah di Museum Ranggawarsita

Study tour anak-anak sekolah di Museum Ranggawarsita

Ayo kita ke museum, akan lebih baik jika mengajak keluarga untuk tidak sungkan berkunjung ke sana. Cukup berkunjung ke museum-museum yang dekat dengan tempat kita tinggal.  Sekalian kita berikan sumbang saran dan kritik membangun agar museum-museum di negeri ini menjadi tempat edukatif yang menarik. Untuk saat ini apapun kondisinya berkunjung ke museum tetaplah menjadi salah satu cara produktif yang bernilai budaya dan edukatif, terutama bagi anak-anak kita sebagai generasi penerus yang sangat menentukan nasib bangsa ini ke depan. Jangan sampai mereka hanya mengenal mall dan game center saja. Di museum anak-anak juga merasa bisa merasa asyik kok. Rasa ingin tahu mereka akan muncul begitu melihat benda-benda koleksi yang tidak biasa mereka lihat.

Sebuah gunungan berukuran besar menyambut pengunjung

Sebuah gunungan berukuran besar menyambut pengunjung museum

Salah satu museum di Semarang yang lumayan lengkap koleksinya adalah Meseum Ranggawarsita. Namanya diambil dari nama seorang pujangga terkenal yang bernama Raden Ngabehi Ranggawarsita dari keraton Kasunanan Surakarta. Museum Negeri Provinsi Jawa Tengah yang berlokasi di Jl. Abdulrahman Saleh No. 1 Semarang ini letaknya sangat mudah dijangkau, persis di sebelah selatan jembatan layang Kalibanteng Semarang. Jam layanan pukul 08.00 – 16.00 WIB, buka setiap hari termasuk akhir pekan dan libur nasional. Harga Tiket (tahun 2014) dewasa Rp 4.000,- anak anak Rp 2.000.

Museum Ranggawarsita memiliki koleksi benda-benda bersejarah yang meliputi sejarah alam, arkeologi, kebudayaan, era pembangunan dan wawasan nusantara, yang lumayan lengkap.

Saya akan ajak sahabat sekalian menyusuri lorong-lorong museum lewat rekaman kamera yang selalu menyertai kemana kaki melangkah. Toh sebuah gambar akan bercerita jauh lebih detail dari sekedar kata-kata.

Penelusuran akan dimulai dari bagian terdepan, setelah pintu masuk pengunjung akan disuguhi sebuah gunungan raksasa yang tingginya hampir menyentuh langit-langit ruangan. Gunungan adalah wayang yang berbentuk gambar gunung dengan ornamen makhluk hidup penghuni gunung. Ada ornamen yang melambangkan pepohonan, binatang-binatang hutan dan juga kepala raksasa (buto) yang dalam khasanah pewayangan disimbolkan sebagai tokoh anagonis yang akan menjadi rintangan bagi sang ksatria baik yang menjadi tokoh utamanya. Gunungan wayang dipakai sebagai awal dimulainya pertunjukan wayang dan juga akan muncul di saat terjadi pergantian lakon atau tahapan ceritera.

Sedikit masuk ke dalam sahabat sekalian akan segera menemui koleksi yang berhubungan dengan geologika berupa meteorit dan batu-batuan alam yang ada di provinsi jawa tengah seperti batuan serpentinit dari Cagar Alam Geologi Karangsambung Kebumen, batu-batu permata, granit dan andesit.

Koleksi geologika museum Ranggawarsita

Koleksi geologika museum Ranggawarsita

Salah satu koleksi batu mulia yang menarik adalah batu jasper pancawarna (sejenis batuan calchedony) seukuran kepala manusia yang berasal dari kabupaten Semarang. Sesuai dengan namanya, batu ini memiliki aneka warna menarik seperti merah, putih, hijau, coklat, dan kuning sehingga sangat sering dijadikan perhiasan. Konon batu ini dipercaya mampu mempengaruhi tubuh manusia untuk meredakan stress dan menjaga ketahanan tubuh.

 

Batu Jasper Pancawarna dari Kabupaten Semarang

Batu Jasper Pancawarna dari Kabupaten Semarang

Koleksi batuan lain yang tak kalah menarik adalah berupa Batu Geode Kuarsa Kristal Putih yang juga berasal dari Kabupaten Semarang. Batuan yang terbentuk dari sedimentasi vulkanik ini membentuk struktur unik berupa chalcedony yang di dalamnya terdapat kristal kuarsa putih.

Batu Geode Kuarsa Kristal Putih dari Kabupaten Semarang

Batu Geode Kuarsa Kristal Putih dari Kabupaten Semarang

Indonesia sebagai wilayah vulkanik sungguh kaya akan berbagi macam batuan alam. Termasuk juga di Provinsi Jawa Tengah. Koleksi batuan alam yang ada di Museum Ranggawarsito hanyalah sedikit diantaranya.

Bagian ruang berikutnya terpajang koleksi biologika berupa rangka gajah ras Asia (Elephas) yang merupakan gajah modern keturunan dari gajah purba (Stegodon) di Asia.

Rangka Gajah Asia yang merupakan keturunan dari Gajah Purba (Stegodon)

Rangka Gajah Asia yang merupakan keturunan dari Gajah Purba (Stegodon)

Selain itu juga terdapat banyak koleksi fosil manusia purba yang jaman dulu kala menghuni bumi nusantara ini.

Fosil tengkorak manusia purba

Replika fosil tengkorak tanpa rahang dari manusia purba (Pithecantropus)

Artikel ini bersambung di bagian dua tentang koleksi benda-benda arkeologika dan koleksi benda sejarah kemerdekaan yang ada di museum Ranggawarsita.


Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.