Ada Modus di Gallery Semarang

By mangkoko : last updated 04 Nov 2015

Pernahkah anda mengernyitkan dahi tatkala melihat sebuah patung yang berbentuk aneh dan merangsang interpretasi? Itulah MODUS dari sang perupa seni patung ketika mencoba menyelundupkan gagasannya dalam karya patung yang di golongkan dalam kategori kontemporer. Gagasan bisa apa saja, tidak terbatas bentuk visual, namun juga gerak maupun kata-kata.

modus-pameran-seni-kontemporer-2-gallery-semarang

Bagaimana sih bentuk dan wujud patung kontemporer itu?
Silahkan datang di Gallery Semarang, di Jl. Taman Srigunting No. 5-6 Kota Lama Semarang, saat ini disana sedang digelar Pameran Patung Kontemporer. Dibuka sejak tanggal 15 Agustus dan akan berakhir hingga 18 Oktober 2015.

Seperti catatan Rain Rosidi (kurator seni patung yang menangani pameran ini) mengartikan MODUS sebagai upaya pematung menyelundupkan gagasannya lewat bentuk material. Seni kontemporer disebut pula sebagai seekor centaur: separoh material, separoh kata-kata. Dengan cara itu seni patung kontemporer memisahkan diri dari benda-benda lain yang hadir bersama dalam ruang. Seni dua dimensional menyediakan ruang semuanya sendiri, sementara patung hadir dalam ruang nyata bersama benda-benda lain dan pemirsanya.

modus-pameran-seni-kontemporer-4-gallery-semarang

modus-pameran-seni-kontemporer-6-gallery-semarang

Pameran Seni Patung Kontemporer bertajuk MODUS ini menampilkan karya pilihan para pematung anggota API (Asosiasi Pematung Indonesia). Sebagai upaya untuk menunjukkan kiprah di khasanah seni rupa Indonesia, sekaligus menunjukkan pencapaian mereka dalam berkarya sejak API didirikan di tahun 2000.

modus-pameran-seni-kontemporer-3-gallery-semarang

Modus sesungguhnya merupakan acara pendahulu untuk acara peciptaan karya patung di ruang terbuka yang akan diselenggarakan di Yogyakarta, pada bulan Oktober mendatang, dalam agenda acara yang bertajuk Jogja Street Sculpture Project 2015.

modus-pameran-seni-kontemporer-5-gallery-semarang


Apa sesungguhnya Seni Kontemporer?

Seni kontemporer (Contemporary Art) adalah perkembangan seni yang terpengaruh dampak modernisasi. Dengan ciri khas pada kebebasan bentuk dan material yang digunakan. Sang seniman mengembangkan teknik dan penggunaan material yang bermacam macam.

Tak melulu material konvensional seperti logam, batu atau kayu, namun juga material modern lain seperti plastik, resin, keramik dan sebagainya, atau pencampuran dari berbagai macam material tersebut. Batasan yang ada hanyalah kemampuan teknis sang perupa dalam menangani berbagai macam material yang digunakan.

Seni kontempoper juga meretas batas antara seni rupa, teater, tari, dan musik. Tak hanya mengandalkan estetika seni sang perupa, namun juga sering melibatkan teknologi untuk melahirkar karya yang woow … spektakuler.

Dengan adanya pencampuran teknik dan medium dalam sebuah karya seni kontemporer maka nilai artistik dan cara menampilkan karya di tengah masyarakat tak lagi terikat sekat batas ruang dan waktu. Bisa ditampilkan di mana saja dan kapan saja. Bisa terpajang dalam ruang maupun luar ruang, tergantung modus estetika yang ingin disampaikan sang perupa.

Dan kita sebagai penikmat karya seni, bebas pula berimajinasi menginterpretasi sendiri arti dan spirit dari sebuah karya yang dipamerkan.

Referensi:
– Suara Merdeka Online, berita.suaramerdeka.com
– Wikipedia.Org


Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.