Panen Sayuran Hidroponik di Supermarket

By mangkoko : last updated 17 Oct 2015

Panen sayuran hidroponik biasanya dapat kita saksikan di dalam sebuah green house pada sebuah farm  komersial khusus hidroponik, atau di halaman para penggemar berkebun hidroponik. Namun pernahkah anda bayangkan bahwa anda sendiri dapat asyik melakukan panen sayur hidroponik di supermarket? Di sebuah supermarket di Semarang, anda dapat melakukannya. Jadi tak perlu lagi sekedar di bayangkan!

Panen sayuran hidroponik di supermarket

Panen sayuran hidroponik di supermarket

Di Super Indo Istana Majapahit (Jl. Majapahit 294 Semarang), jika anda melintas diantara deretan display sayuran dan buah-buahan segar, akan terdengar gemericik suara air dari sebuah perangkat tanam hidroponik yang beroperasi penuh terisi sejumlah sayuran seperti pakcoy, selada merah dan selada hijau siap panen.

Display unik berlabel “ Mini Crispy Farm” ini menjanjikan produk sayuran yang lebih segar, bergizi, sehat dan bebas pertisida yang dapat anda panen langsung dari rak tanam hidroponik yang terbuat dari pipa-pipa paralon. Ini adalah upaya yang pantas diapresiasi sebagai salah satu langkah mempopulerkan hidroponik sebagai alternatif bercocok tanam di perkotaan.

Meskipun display ini tidak dimaksudkan sebagai perangkat produksi/perangkat tanam, hanya sekedar sebagai upaya untuk menyediakan sayuran yang benar-benar segar di tempat yang biasa dikunjungi oleh masyarakat perkotaan, yaitu di gerai modern dalam kondisi masih dalam keadaan di tanam.

Dengan kata lain, untuk mendapatkan sayuran yang benar-benar segar, anda dipersilahkan memanen sendiri, tak perlu jauh-jauh ke sawah-ladang petani, cukup di supermarket. Cara panennya juga sederhana: ambil beserta pot-nya lalu masukkan ke plastik yang telah disediakan dan kemudian bayar di kassa. Unik kan, panen sayur ternyata bisa dilakukan di Supermarket!

Bercocok Tanam Hidroponik
Bercocok tanam secara hidroponik saat ini mulai di lirik sebagai sebuah peluang bisnis yang menjanjikan. Produk-produk sayuran dan buah-buahan semusim adalah komoditas hortikultura yang cocok ditanam secara hidroponik.

Metode tanam tanpa tanah ini memang potensial menghasilkan produk sayuran juara, yaitu bersih, berpenampilan sempurna (bebas dari kerusakan), bebas pestisida, berwarna cerah dan segar. Hal ini bisa di capai karena biasanya lahan tanamnya berupa rumah kaca atau green house yang kondisi lingkungannya dapat diatur sesuai dengan karakter tanaman.

Di tahun 2014 lalu, majalah Trubus membuat liputan tentang peluang pasar hidroponik, sebagai sebuah peluang laba besar dari lahan sempit. Di contohkan seorang pekebun hidroponik di Pamulang Banten mampu meraup pendapatan 7 juta rupiah dari penjualan sekitar 760 kg selada setiap bulan. Padahal lahan yang digunakan hanya seluas 500 m2. Sayuran hidroponik dapat dijual dengan harga premium, seperti selada dari Pamulang tersebut yang laku dijual antara 40-80 ribu rupiah per kg.

Popularitas bertanam hidroponik saat ini memang mulai menyebar terutama di kota-kota besar di Indonesia. Pelopornya terutama adalah para pecinta aktifitas berkebun, dengan membuat komunitas hidroponik sebagai sarana belajar bersama dan berbagi informasi tentang serba serbi bertanam tanpa tanah. Tak ketinggalan pula di kota Semarang juga telah berdiri Komunitas Hidroponik Semarang.

Artikel tentang komunitas ini silahkan baca di Komunitas Hidroponik Jawa Tengah.

 


2 thoughts on “Panen Sayuran Hidroponik di Supermarket

  1. heris

    Mang, saya mau tanya, kalo panen selada organik di pot rumah, cukup dicuci pakai air bersih saja atau perlu diberi larutan pencuci hama? Karena selada kan dikonsumsi mentah. Terima kasih.

    mangKoko says:
    Selada organik menurut saya cukup dicuci dengan air yang mengalir. Tetapi jika merasa kurang mantab bisa dicuci dengan sabun khusus untuk sayuran.

    Reply
  2. tamami

    kalau bunga gitu bisa hidroponik gak ya?kok dimana mana hidroponik itu sayuran.

    mangKoko says:
    Mestinya sih … bisa bro!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.