Pasar Dargo: Sentra Batu Mulia di Semarang

By mangkoko : last updated 04 Nov 2015

Berburu batu mulia atau batu akik memang menjadi keasyikan tersendiri bagi para penggemarnya. Jika anda salah satu penggemar dan kebetulan sedang berada di kota Semarang, ada sebuah lokasi sentra jual-beli batu mulia yang sayang untuk dilewatkan, yaitu Pasar Dargo. Sentra batu mulia Pasar Dargo ini memang relatif baru, sebagai area relokasi para PKL batu akik yang tadinya mangkal di sepanjang Jl. Kartini (Kampung Kali) Semarang.

Salah satu sudut Pasar Dargo, sentra batu mulia Semarang

Salah satu sudut Pasar Dargo, sentra batu mulia Semarang

Pasar Dargo terletak persis di belakang Semarang Exhibition Center di Jl. Dr. Cipto Mangunkusumo Semarang. Dari pusat kota (Simpang Lima Semarang) berjarak sekitar 3 km, melewati Jl. Gajahmada – Jl. Kartini – Jl. MT Haryono – Jl. Dargo.

Pasar ini sebelumnya difungsikan sebagai pasar beras, namun entah kenapa tidak cukup berkembang. Seiring dengan popularitas batu akik yang semakin menanjak di Indonesia akhir-akhir ini, tidak terkecuali kota Semarang, tempat ini di alih fungsikan sebagai pasar batu akik Semarang.

Suasana Pasar Dargo tak jauh beda dengan pasar tradisional pada umumnya. Para pedagang menggelar dagangannya di lantai pasar. Di depan gelaran dagangan mereka para pedagang menyediakan bangku-bangku panjang sebagai tempat duduk pengunjung agar nyaman memilah dan memilih batu akik yang dijajakan. Suasana seperti menciptakan kesan akrab dan cukup santai dan nyaman bagi para pengunjung.

Pasar Dargo

Pasar Dargo, berjarak sekitar 3 km dari Simpang Lima (klik gambar untuk memperbesar)

Jika anda berniat berkunjung ke Pasar Dargo, saya sarankan pada hari Senin sampai Jumat. Sebaiknya hindari hari Minggu atau hari libur nasional. Karena suasananya pasti akan sangat hiruk-pikuk saking banyaknya pengunjung yang datang, sehingga menjadi tidak nyaman sebagai area perburuan batu akik. Hari Sabtu masih memungkinkan, datanglah pada pagi hari sebelum jam pulang sekolah, suasananya biasanya masih belum terlalu padat pengunjung.

Pasar Dargo memang tidak sebesar Pasar Rawabening Jatinegara Jakarta sebagai sentra batu mulia terbesar di Indonesia, tetapi cukup lumayan sebagai sentra pertemuan para pedagang dengan masyarakat penggemar. Ada banyak ragam dan jenis batu akik ditawarkan di sini, baik yang telah jadi maupun yang masih berbentuk bahan bongkahan batu.

Batu-batuan dari berbagai sentra penambangan batu di seluruh Indonesia bisa ditemukan di Pasar Dargo. Seperti batuan sungai Klawing Banjarnegara, batuan dari Pacitan, pancawarna Garut, solar Bengkulu, batuan Sungai Dareh dan lain-lain.

Tak terkecuali bongkahan kecil-kecil bahan batu bacan yang sedang tren terlihat dijajakan beberapa pedagang di sini. Bongkahan kecil seujung jari di tawarkan seharga mulai dari 100 ribu rupiah sampai beberapa ratus ribu rupiah.

“Tergantung kualitasnya!”, kata seorang pedagang yang menjajakannya di sana. Namun bagaimana sebenarnya kualitas batu bacan tersebut? Nggak tepat rasanya jika saya yang menilai, lebih asyik jika anda datang sendiri, melihat dan menyentuhnya. Sehingga bisa memperkirakan apakah cukup keren dan bergengsi untuk digosok menjadi mata cincin.

Lapak seorang pedagang bahan batu akik di Pasar Dargo Semarang

Lapak seorang pedagang bahan batu akik di Pasar Dargo Semarang

Seperti pada umumnya pasar batu mulia, di sana banyak pula lapak-lapak yang melayani jasa memotong, membentuk dan menggosok atau menghaluskan bahan batuan menjadi butiran batu mulia siap pakai. Berbagai macam bahan emban cincin maupun liontin tersedia pula di sana, seperti monel, kuningan, alpaka, titanium dan perak.

Saya sendiri paling suka dengan emban monel customize. Yaitu emban yang dibuat khusus disesuaiakan dengan ukuran batu. Hasilnya terlihat lebih rapi dan eksklusif, meskipun harganya dipatok lebih tinggi (sekitar 200 ribu rupiah per cincin) dan proses pengerjaannya bisa memakan waktu hingga 1 bulan.

Bagaimana sahabat, siap berburu batu akik di Semarang?


One thought on “Pasar Dargo: Sentra Batu Mulia di Semarang

  1. setiawan

    Pak, kalo mau pesan emban monel customize biasa langganan dimana ya?
    Saya kebetulan di semarang

    mangKoko says:
    Hallo mas Setiawan,
    Saya pernah pesan ke pak Mei, beliau punya lapak di Pasar Johar (sebelum terbakar), sekarang lokasinya dimana saya kurang tahu. Kalau rumahnya di Kaligawe, saya pernah ke sana sekali dengan teman, masuk gang sempit, nggak ingat lagi jalannya he he …
    Dan antriannya sekarang sudah mencapai 2 bulan mas.

    Alternatif lain di sentra monel Jepara mas, di daerah Kriyan Jepara

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.