Koleksi Benda Arkeologika di Museum Ranggawarsita

By mangkoko : last updated 01 Oct 2014

Museum Ranggawarsita memiliki koleksi arkeologika yang meliputi benda-benda sejarah kebudayaan manusia yang ditinggalkan dari masa lalu meliputi pernak-pernik benda keperluan sehari-hari seperti kapak batu, atau replika bangunan monumental yang digunakan untuk acara keagamaan seperti candi beserta arca-arca yang menyertainya.

Artikel tantang Museum Ranggawarsita bagian pertama telah disajikan koleksi yang berhubungan dengan sejarah alam, berupa jnis batu-batuan dan fosil purba. Sedangkan pada bagian dua ini akan kita telusuri koleksi benda-benda arkeologika yang ada di museum. Jika mendengar kata arkeologi, sering tergambar di benak kita batu-batuan aneh yang membosankan. Tetapi sebenarnya benda-benda ini cukup menarik minat generasi muda jika disajikan secara reatif dan deskripsi yang representatif agar masuk logika mereka. Misalnya dengan menerangkan bahwabenda-benda sederhana tersebut merupakan peralatan yang sangat penting digunakan untuk keperluan sehari-hari pada jamannya. Dengan demikian anak-anak akan berimajinasi bagaimana orang-orang jaman dulu menggunakan benda-benda tersebut.

Arca Candi koleksi Museum Ranggawarsita

Arca Candi koleksi Museum Ranggawarsita

Koleksi lain yang tak kalah menarik adalah koleksi benda sejarah Nusantara. Salah satunya adalah miniatur kapal kayu Samudra Raksa atau kapal Borobudur. Kapal Samudra Raksa adalah kapal layar bercadik ganda yang berasal dari abad ke-8. Keberadaannya terukir di dalam beberapa relief candi Borobudur. Cadik pada kapal tersebut berfungsi sebagai bagian untuk keperluan keseimbangan dan kestabilan perahu.

Replika kapal kayu Samudra Raksa atau kapal Borobudur

Replika kapal kayu Samudra Raksa atau kapal Borobudur

Terdapat juga koleksi benda-benda sejarah yang berhubungan dengan penyebaran dan perkembangan agama Islam di pulau Jawa, yang berupa barang-barang yang dipakai untuk keperluan ibadah.

Mimbar masjid Ki Ageng Selo

Mimbar masjid Ki Ageng Selo

Foto diatas adalah mimbar khotbah masjid Ki Ageng Selo dari Kabupaten Grobogan. Mimbar khotbah ini adalah pemberian dari keraton Kasunanan Surakarta sebagai wujud penghormatan terhadap leluhurnya.

jambangan-nyi-ageng-maloka

Sedangkan gambar diatas adalah jambangan yang berasalan dari lasem Rembang. Jambangan yang diperkirakan berasal dari abad 15 masehi tersebut merupakan wadah air untuk bersuci saat meu memasuki makam Nyi Ageng Maloka (putri Sunan Ampel) yang merupakah tokoh penting penyebar agama Islam di Rembang.

Foto-foto diatas merupakan sebagian kecil dari benda-benda koleksi arkeologika dan sejarah Nusantara. Masih banyak benda-benda lain yang bisa kita saksikan disana.

Akan bersambung ke bagian ketiga berupa koleksi : benda-benda sejarah kemerdekaan Republik Indonesia.


Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.