I Left My Heart in San Francisco

By Suharyo Widagdo : last updated 30 Oct 2016

San Francisco dijuluki sebagai: Everybody’s Favourite City. Kota di Amerika Serikat yang hanya berpenduduk sekitar 900 ribuan orang ini memang pantas mendapat julukan itu. Cuacanya hampir selalu diselimuti kabut, bahkan di musim panas banyak warganya yang masih tetap mengenakan mantel ringan. Setiap tahunnya tak kurang dari 4 juta orang mengunjungi kota wisata ini.

Salah satu spot menarik di San Francisco

Salah satu spot menarik di San Francisco

Sangat banyak spot wisata menarik. Ditambah kondisi geografis kota yang memang sangat indah, berbukit-bukit dengan jalanan yang melingkar-lingkar, sangat mendukung industri turisme di sini. Para pengunjung serasa dimanjakan dengan jalanan yang lebar, dilengkapi dengan pedestrian bagi pejalan kaki. Membuat mereka merasa aman dan nyaman berjalan-jalan menikmati keindahan kota.

Sejarah kota San Francisco dimulai pada tahun 1849. Ketika itu, saat negara bagian California yang telah jatuh ke tangan Amerika Serikat setelah perang berkepanjangan dengan Spanyol, kebanjiran orang-orang dari daerah utara. Berdatangannya para penduduk itu dipicu oleh ditemukannya emas di daerah itu setahun sebelumnya. Sejak era gold rush itulah kota San Francisco berkembang pesat hingga ke bentuknya yang sekarang.

Golden Gate Bridge di San Francisco

Golden Gate Bridge di San Francisco

Diilhami ditemukannya emas di California, maka negara bagian itu dijuluki The Golden State. Forty Niner dan Golden State Warrior adalah nama klub sepakbola gaya Amerika serta klub bola basket setempat yang memakai nama-nama bersejarah itu. Jembatan penghubung San Francisco City dengan San Francisco County (setingkat kabupaten) pun dinamai Golden Gate.

Coit Tower yang sampai saat ini masih berdiri megah di puncak Telegraph Hill tidak bisa diabaikan begitu saja dari sejarah kepemilikan California. Saat California masih dikuasai Spanyol, Coit Tower digunakan pasukan Spanyol untuk mengawasi kapal-kapal yang memasuki teluk San Francisco.

Jalanan di San Francisco

Jalanan di San Francisco

 

Mereka kemudian mengirim berita kepada pasukan yang berada di sekitar perairan teluk tentang situasi teluk. Walaupun pasukan Spanyol yang mempertahankan California cukup kuat, namun merekapun tak kuasa menahan gempuran bala tentara Amerika Serikat yang dipimpin Kapten Montgomerry. Penandatanganan penyerahan kedaulatan dilakukan di daerah yang sekarang dikenal sebagai Chinatown. Catatan khusus harus diberikan pada Chinatown San Francisco. Daerah ini merupakan daerah konsentrasi penduduk China yang terbesar dan terpadat yang ada di luar negeri China.

Demam Emas California tahun 1848 membawa pertumbuhan cepat di kota ini, meningkatkan populasi dari 1.000 jiwa menjadi 25.000 dalam satu tahun, dan mengubahnya menjadi kota terbesar di Pantai Barat pada waktu itu. Setelah tiga perempat kota hancur akibat gempa bumi dan kebakaran 1906,San Francisco langsung dibangun kembali dan menjadi tempat penyelenggaraan Panama-Pacific International Exposition sembilan tahun kemudian. Selama Perang Dunia II, San Francisco adalah pelabuhan keberangkatan untuk anggota tentara yang akan berperang di Teater Pasifik.

San Francisco yang selalu berkabut

Kabut adalah fenomena yang umum terjadi pada musim panas di San Francisco.

Setelah perang, arus pulang tentara, imigrasi massal, tingkah laku yang semakin bebas, dan faktor lain mendorong munculnya gerakan Summer of Love dan hak asasi gay sehingga mencap San Francisco sebagai pusat aktivisme liberal di Amerika Serikat. Penemuan perak, termasuk Comstock Lode tahun 1859 semakin mendorong pertumbuhan penduduk dengan cepat. Dengan gelombang pencari kemakmuran yang mengalir ke seluruh penjuru kota, pelanggaran hukum sudah menjadi hal yang lumrah, dan distrik Barbary Coast memperoleh ketenaran sebagai surga penjahat, prostitusi, dan perjudian.

Bangunan tua

Bangunan tua di San Francisco

Bangunan tua nan elok membuat hatiku tertinggal di San Francisco

Karena dikelilingi oleh perairan di tiga sisi, cuaca San Francisco sangat dipengaruhi oleh arus dingin Samudera Pasifik yang mengatur perubahan suhu dan menghasilkan iklim sejuk sepanjang tahun dengan variasi suhu musiman yang kecil. Di antara kota-kota besar di AS, San Francisco memiliki suhu menengah, maksimum, dan minimum harian terdingin pada Juni, Juli dan Agustus. Selama musim panas, udara panas yang naik di lembah terdalam California membentuk wilayah bertekanan rendah yang menarik angin dari Antisiklon Pasifik Utara melalui Golden Gate dan membentuk angin dan kabut dingin yang khas bagi kota ini. Kabut kurang tampak di permukiman timur dan selama akhir musim panas dan awal musim gugur yang merupakan waktu terpanas sepanjang tahun.

Sebuah kutipan populer dari Mark Twain adalah “Musim dingin terdingin yang pernah kualami adalah musim panas di San Francisco.” Iklim San Francisco memang memiliki karakteristik musim panas-dingin iklim Mediterania di pantai California dengan musim dingin sejuk dan basah, serta musim panas dingin dan kering.

Di antara kota-kota besar di AS, San Francisco memiliki suhu menengah, maksimum, dan minimum harian terdingin pada Juni, Juli dan Agustus Selama musim panas, udara panas yang naik di lembah terdalam California membentuk wilayah bertekanan rendah yang menarik angin dari Antisiklon Pasifik Utara melalui Golden Gate dan membentuk angin dan kabut dingin yang khas bagi kota ini. Kabut kurang tampak di permukiman timur dan selama akhir musim panas dan awal musim gugur yang merupakan waktu terpanas sepanjang tahun.


nunuz-pict
Penulis tamu (kontributor): Suharyo Widagdo

Penulis adalah seorang PNS yang tinggal di Pamulang – Tangsel. Karyanya telah tersebar di berbagai penerbitan, seperti majalah Femina, harian Suara Merdeka Semarang, majalah Tamasya, harian Kompas, majalah Menu Sehat, dan majalah Suara Muhamadiyah.


 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.