Candi Prambanan, Candi Hindu Terindah di Dunia

By mangkoko : last updated 04 Nov 2015

Prambanan sungguh menyimpan potensi wisata kelas dunia berupa gugusan candi yang indah dan sangat banyak jumlahnya. Candi Prambanan sendiri menjadi titik sentralnya. Sedangkan di sekitarnya bertebaran candi-candi lain seperti Candi Kalasan, Candi Sewu, Candi Bubrah, Candi Lumbung, Candi Ratu Boko, dan banyak lagi candi lainnya. Pantas jika Prambanan disebut kota seribu candi.

Prambanan adalah sebuah kota kecamatan yang sungguh unik, terletak di perbatasan antara Yogyakarta dan Jawa Tengah. Jika anda melintas dari arah Yogyakarta menuju Solo, anda akan menemukan Kantor Kecamatan Prambanan Kabupaten Sleman Yogyakarta. Kemudian jika terus ke arah timur menuju Klaten atau Solo anda akan menemukan lagi Kantor Kecamatan Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Jadi ada dua wilayah kecamatan yang letaknya berhimpitan dengan nama yang sama, namun masing-masing berada di privinsi yang berbeda.

Candi Prambanan

Candi Prambanan, candi Hindu terindah di dunia

Candi Prambanan adalah candi paling terkenal di Indonesia selain Candi Borobudur di Magelang. Konon juga merupakan candi Hindu terindah di dunia. Sejak tahun 1991, UNESCO menetapkan Candi Prambanan sebagai warisan budaya dunia yang terdaftar pada World Heritage List (Daftar Warisan Dunia).

Bangunan suci pada agama Hindu ini diperuntukan bagi Dewa Trimurti yaitu: Syiwa, Wisnu dan Brahma. Pembangunannya diperkirakan dilakukan oleh Rakai Pikatan, raja Mataram kuno pada abad ke 9 Masehi.

Kumpulan candi-candi ini terhampar dalam formasi memutar atau konsentris, terdiri dari 3 lapis halaman kompleks percandian. Lapis pertama berada di bagian tengah (paling dalam) terdapat 16 candi. Inilah bagian yang dianggap paling sakral. Halaman lapis kedua terdapat 224 buah candi. Sedangkan di halaman lapis terluar tidak terdapat candi.

Foto-foto lain Candi Prambanan dalam nuansa hijau telah tersedia di download untuk dipasang sebagai wallpaper.

Candi-candi di Halaman 1
Ada 3 buah candi utama terletak di lapis paling dalam, yang disebut candi Trimurti, yaitu Candi Siwa, Candi Brahma dan Candi Wisnu. Candi Siwa berukuran paling tinggi dan besar diantara candi-candi lain (tingginya 47,6 meter). Hal ini mencerminkan kedudukan Syiwa sebagai dewa tertinggi dalam agama Hindu. Candi Brahma dan Wisnu masing-masing tingginya 33 meter.

Ketiga dewa tersebut masing-masing memiliki kendaraan berupa binatang, yang dituangkan pada candi wahana/kendaraan, yaitu Candi Nandi, Candi Garuda dan Candi Angsa. Nandi adalah binatang lembu sebagai kendaraan Dewa Syiwa, Garuda (burung raksasa) kendaraan Dewa Wisnu dan Angsa sebagai kendaraan Dewa Brahma.

Candi Apit, di zene 1 Candi Prambanan

Candi Apit, di zene 1 Candi Prambanan

Candi Apit dan Candi Kelir
Candi-candi lain di halaman utama adalah 2 Candi Apit yang terletak diantara barisan candi-candi Trimurti dan candi-candi Wahana di sisi utara dan selatan.

Kemudian 4 Candi Kelir, posisinya berada di 4 penjuru mata angin tepat di balik pintu masuk. Terakhir ada 4 Candi Patok yang berdiri pada  4 sudut halaman utama. Candi Kelir dan Candi Patok berukukan relatif kecil, tingginya hanya sekitar 2 meter saja.

Terdapat 5 ruangan di dalam Candi Syiwa. Ruangan terluas ada di bagian tengah, di dalamnya terdapat arca Syiwa Mahadewa setinggi 3 meter. Ruangan lain berada di 4 penjuru arah mata angin. Ruangan di sisi timur merupakan pintu masuk ke ruang utama. Di sisi barat ada arca Ganesya putra Siwa.

Ruangan di sebelah utara terdapat arca Durga Mahisasuramardini isteri Syiwa. Ruangan sisi selatan tercapat arca Resi Agastya. Konon candi-candi Hindu umumnya memasang arca Durga populer pula disebut Dewi Parwati atau Betari Durga di utara dan Resi Agastya di sebelah selatan.

Ganesya biasanya digambarkan berkepala gajah dengan belalainya yang panjang, berlengan empat, dengan badan gemuk. Ganesya adalah dewa pengetahuan dan kecerdasan sehingga digunakan sebagai lambang oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) yang merupakan perguruan tinggi teknik ternama di negeri kita.

Betari Durga biasanya digambarkan sebagai seorang wanita cantik berkulit kuning, memiliki banyak tangan dan menunggang harimau. Di dalam legenda budaya masyarakat Jawa, dipanggil dengan nama Roro Jonggrang, yang artinya wanita bertubuh jangkung. Kisah Roro Jonggrang menjadi cerita legenda yang dituturkan turun temurun lekat dengan keberadaan Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko.

Lantas siapakah Resi Agastya?
Agastya adalah seorang Resi, atau seorang cendekiwan bijak yang juga sakti mandraguna. Dalam hubungan dengan Syiwa belum ada pendapat yang cukup meyakinkan kenapa berada dekat dengan sang Mahadewa tersebut. Kisah tentang Resi Agastya terdapat baik dalah kitab Mahabarata maupun Ramayana. Dalam khasanah pewayangan, dia dipanggil dengan nama Batara Guru.

Relief Candi Prambanan
Pada candi-candi utama ini kaya akan ornamen berupa relief naratif dari epos Hindu seperti kisah dalam Ramayana. Kisah tentang Sinta isteri dari prabu Rama Wijaya yang diculik oleh Rahwana.

Dikisahkan pula Hanuman sang panglima kera yang membantu Rama membebaskan Shinta dengan mengobrak-abrik dan membakar Alengka Diraja kerajaan Rahwana. Kisah ini ditampilkan sangat menarik dalam Ramayana Ballet atau Sendratari Ramayana di tampilkan di Panggung Terbuka yang terletak di sebelah barat Candi Prambanan.

Relief Kalpataru, pohon kehidupan

Relief Kalpataru, pohon kehidupan

Relief lain yang sangat terkenal adalah Kalpataru, pohon suci yang dianggap sebagai pohon kehidupan umat manusia. Kalpataru diadaptasi oleh Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hudup sebagai lambang penghargaan bagi masyarakat maupun organisasi yang sangat berjasa sebagai perintis, pengabdi, penyelamat dan pembina lingkungan hidup.

Candi-candi di Halaman 2
Pada zona ini terdapat 224 candi berukuran luas 6 x 6 meter dan tinggi 14 meter yang disebut Candi Perwara. Atapnya berbentuk ratna atau permata. Candi-candi ini disusun dalam empat baris undakan atau teras yang semakin ketengah semakin tinggi. Tampaknya susunan ini melambangkan 4 kasta dalam agama Hindu. Berurutan dari kasta Sudra yang letaknya paling rendah atau posisi terluar, disusul Waisya, Ksatriya, dan Brahmana yang letaknya paling tinggi.

Candi Perwara, terletak di Halaman 2 kompleks Candi Prambanan

Candi Perwara, terletak di Halaman 2 kompleks Candi Prambanan

Meskipun ada banyak candi di halaman 2 ini, namun sebagian besar masih berupa tumpukan batu yang perlu disusun kembali atau dipugar agar terlihat utuh berbentuk candi. Pemugaran menjadi terhambat kemungkinan karena banyak batuan penyusun candi telah hilang. Sebuah candi memungkinkan untuk dipugar jika minimal masih ada 60 persen dari batuan asli penyusunnya.

Taman Wisata Candi Prambanan
Candi Prambanan saat ini menjadi salah satu obyek wisata edukasi dan sejarah yang sangat pantas dikunjungi seluruh keluarga. Tidak hanya sekedar sebuah candi, namun telah menjadi taman wisata yang dikelola secara profesional meliputi pula taman bermain, museum dan atraksi budaya berupa Sendratari Ramayana (Ramayana Ballet) yang sangat menarik disaksikan. Bahkan para wisatawan mancanegara-pun sangat menikmati pertunjukan seni tradisional yang menggabungkan keindahan seni tari, drama dan musik tersebut.

Legenda lokasi kompleks Candi Prambanan

Legenda lokasi kompleks Candi Prambanan


Legenda Kompleks Candi Prambanan

1. Candi Prambanan
2. Candi Sewu
3. Candi Bubrah
4. Candi Lumbung
5. Taman & Area Bermain
6. Museum Arkeologi dan Audio Visual
7. Restoran
8. Panggung Terbuka, tempat pementasan Sendratari Ramayana
9. Pusat Informasi
10. Loket masuk
11. Area pasar cinderamata
12. Area parkir
13. Kantor Operasional Parkir
14. Area Perkemahan

(Klik gambar disamping untuk memperbesar ukuran)

Referensi:
– Leaflet Prambanan, PT. Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko
– Id.wikipedia.org


Share :

7 thoughts on “Candi Prambanan, Candi Hindu Terindah di Dunia

  1. d3d

    Trima kasih Mas. Ceritanya sangat bermanfaat utk menambah pengetahuan kita :)

    mangKoko says:
    Trims kembali mas Herdian, telah sudi berkunjung

    Reply
  2. Shinta

    Paling seneng saya sama situs sejarah kaya gini. Nanti mau ajak anak anak kesini kalau udah pada gede ^^
    Saya soale udah puas sama candi candi sejak kecil qiqiqi

    mangKoko says:
    Trims mbak Shinta atas kunjungannya
    :-)

    Reply
  3. Muhammad Khoirudin

    mantap om.. sudah di baca dengan hati tp tidak selesai. intinya sangat menggugah dan sifatnya memberikan pengetahuan yang cukup luas dan tentu memberikan inspirasi pengetahuan bagi para penuntut ilmu terutama sejarah, heheee

    mangKoko says:
    Menarik … ide anda mas Khoirudin! Tentang membaca dengan hati … :-)
    Sejarah yang sering sangat membosankan karena sekedar hafalan yang dipaksakan di sekolah, berubah menjadi sesuatu yang mengasyikkan!

    Reply
  4. Dunia Ely

    Cantik sekali ya mas candinya, pernah ke sana, tapi sudah lama banget, jadi ingin ke sana lagi nih :)

    mangKoko says:
    Kalau nanti sempat ke sana, usahakan bisa nonton Ramayana Ballet mbak. Sangat pantas ditonton. Anak-anak bahkan orang asing yang tidak mengerti boso Jowo -pun bisa menikmatinya.

    Reply
  5. Cauchy Murtopo

    Candi Prambanan memang sangat indah. Yang ke Jogja kalau tidak mampir ke Candi Prambanan tidak asik. Sekarang ada monumen gempa Jogja di dalam kompleks candi.

    mangKoko says:
    Trims infonya mas, untuk museum Gempa Jogja, saya belum sempat mengexplore lebih lanjut.

    Reply
  6. Cauchy Murtopo

    Candi Prambanan memang unik. Dibalik indahnya candi ternyata ada cerita legenda yang namanya legenda Loro Jonggrang.

    mngKoko says:
    Betul mas, cerita rakyat Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang sangat populer di wilayah Jateng & DIY

    Reply
  7. asty

    Hatur nuhun infona mang, 2x berkunjung masih pengin lebih explore lagi.

    mangKoko says:
    Sami-sami teh Asti
    :-)

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.