Gunung Andong, Kecil Namun Mempesona

By BAS : last updated 01 Sep 2016

Gunung Andong adalah gunung dengan ketinggian 1.726 Mdpl. Meskipun tak termasuk tinggi, namun banyak memikat hati para pendaki. Terutama bagi para pendaki gunung pemula. Saat-saat hari libur maupun weekend selalu ramai. Gunung ini cukup bisa dibilang ideal sebagai latihan mendaki gunung. Untuk kelak dapat menaklukkan gunung-gunung yang lebih tinggi (3000 Mdpl ke atas) seperti gunung Slamet, Semeru, Rinjani hingga Kerinci.

Suasana Gunung Andong saat weekend

Suasana Gunung Andong saat weekend

Para pendaki pemula umumnya masih minim pengalaman. Tubuh juga belum terbiasa menghadapi lingkungan ketinggian gunung-gunung yang relatif tinggi. Demikian pula jarak tempuh yang lebih panjang dan lebih lama. Gunung-gunung yang tak terlalu tinggi seperti Gunung Prau, Gunung Ungaran dan Gunung Andong ini menjadi pilihan ideal untuk memulai.

Gunung Andong terletak di wilayah Magelang, wilayah Kabupaten di Jawa Tengah yang memang kaya pegunungan. Yaitu gunung Merbabu, Sumbing, Telomoyo, Merapi dan Sindoro. Dibalik gunung-gunung tinggi tersebut muncul sebuah gunung kecil yang mencuri hati para pecinta alam, itulah gunung Andong.

Gunung Andong sendiri terletak di Desa Sawit, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, lokasi Gunung Andong tepat berada di belakang Gunung Merbabu dan disamping Gunung Telomoyo, walaupun tidak terlalu tinggi tapi Gunung Andong menawarkan pemandangan yang cukup indah.

Gunung Marbabu dan Merapi, dipandang dari Gunung Andong

Gunung Marbabu dan Merapi, dipandang dari Gunung Andong

Dari puncaknya kita bisa melihat banyak gunung tinggi lainnya mulai dari Merbabu, Merapi, Telomoyo, Ungaran, Sumbing, Sindoro dan Prau, bahkan jika beruntung kita juga bisa mendapatkan lautan awan juga dimana hal tersebut hanya bisa ditemukan di gunung-gunung tinggi saja.

Dinamakan Andong karena bentuk dari gunung ini mirip dengan punuk sapi/andong, jadi masyarakat setempat menyebutnya Gunung Andong. Terlepas dari namanya yang unik, Gunung Andong kini menjadi primadona bagi pendaki disekitar Magelang seperti dari Solo dan Yogyakarta.

Untuk sampai di puncak kita tidak perlu menghabiskan berjam-jam, hanya sekitar 1-2 jam saja kita sudah bisa sampai di puncak. Ada 2 jalur pendakian yang bisa ditempuh, yaitu jalur desa Pandean dan  desa Sawit. Dari kedua jalur tersebut, jalur pendakian  desa Sawit lebih populer.

Jika kita mendaki melalui Desa Sawit maka kita bisa langsung sampai di Puncak Andong, yaitu puncak tertinggi, sedangkan bila kita mendaki melalui jalur Desa Pandean maka kita akan sampai di Puncak Alap-Alap terlebih dahulu sebelum sampai di puncak Andong.

Sunrise di Gunung Andong

Sunrise di Gunung Andong

Gunung Andong sendiri memiliki 3 puncak, yaitu Puncak Makam, dimana terdapat makam diatasnya, Puncak Alap-Alap dan Puncak Andong yang merupakan puncak tertinggi, biasanya pendaki mulai naik disaat fajar sekitar jam 3 malam lalu mendirikan tenda di Puncak Jiwa (camping ground).

Untuk masalah logistik kita tidak perlu kawatir, karena terdapat warung di puncaknya, yang buka setiap hari. Warung ini menjajakan makanan seperti mie dan minuman hangat seperti kopi dan susu.

Walaupun terbilang pendek, tapi kita tidak boleh meremehkan jalurnya. Sebab jalur pendakian Gunung Andong terbilang cukup berat, dimana jalan terus menanjak hingga puncak. Namun beratnya jalur ini tak pernah menyurutkan orang-orang untuk mendakinya.

Tak jarang pula terdapat anak-anak yang mendaki tanpa perbekalan sama sekali. Hanya membawa botol air mineral mereka dengan semangatnya mendaki hingga puncak, untuk persediaan air sendiri kita tidak perlu kawatir sebab terdapat sumber air di jalur pendakian.

Pemandangan sunrise di Gunung Andong tak perlu diragukan lagi. Saat cuaca cerah maka kamu akan melihat indahnya sinar matahari yang menghangatkan tubuh, bukan hanya sunrise saja tapi disini kita juga bisa melihat sunset jika kamu mendaki di sore hari.

Untuk akses menuju Basecamp sendiri tidaklah sulit, dari Salatiga atau Semarang cukup menuju kearah Wisata Alam Kopeng. Setelah melewati Kopeng dan memasuki Kabupaten Magelang ikuti saja jalan hingga sampai di Pasar Ngablak. Lalu belok kanan melewati Pasar. Ikuti jalan tersebut hingga sampai di pertigaan, dimana bila kekiri menuju Basecamp Desa Sawit dan jika lurus menuju Basecamp Pandean.

Tips Mendaki di Gunung Andong :

  1. Walaupun tidak terlalu tinggi tapi pastikan sebelum mendaki kamu sudah berolahraga agar tubuh tidak kaget karena jalur pendakian di gunung Andong cukup berat.
  2. Terdapat sumber air di jalur pendakian dan terdapat warung di puncak, jadi tidak perlu kawatir mengenai pebekalan logistik.
  3. Jika anda tidak pernah mndaki sebelumnya, mendakilah ketika malam dan pilihlah jalur di Desa Sawit.
  4. Rombongan terbaik adalah 4-8 orang.


Penulis tamu (kontributor): Bayu Aji Saputro

Seorang anak muda yang hobi jalan-jalan, untuk menjadikan diri lebih baik.


 


Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.