Mendaki Gunung Ungaran

By BAS : last updated 01 Sep 2016

Gunung Ungaran memiliki ketinggian 2050 Mdpl. Gunung ini sangat cocok bagi para pendaki pemula yang ingin mengenal lebih jauh mengenai dunia pendakian gunung. Gunung yang terletak di Ungaran, Kabupaten Semarang ini memiliki satu jalur utama melalui Basecamp Mawar.

Pendakian di Gunung Ungaran sendiri memakan waktu kurang lebih 3-5 jam, tergantung kecepatan kita dalam berjalan, trek pendakiannya juga cukup ringan dan sangat cocok sebagai pemanasan sebelum mulai mendaki gunung yang lebih tinggi seperti Merbabu dan Merapi.

Puncak Gunung Ungaran

Puncak Gunung Ungaran

Jalan Menuju Basecamp Mawar

Untuk sampai di Basecamp Mawar, lebih disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi terutama sepeda motor. Dengan syarat motor tersebut dalam keadaan prima. Jika menggunakan kendaraan umum, hanya bisa sampai di Pasar Jimbaran saja. Setelah itu anda harus berjalan kaki sampai Basecamp dengan jalan yang sangat menanjak dan sangat menghabiskan waktu.

Untuk bisa sampai di Basecamp Mawar sebenarnya sangatlah mudah. Dari pusat kota Semarang tinggal menuju ke arah Ungaran. Basecamp Mawar masih satu jalur dengan wisata Umbul  Sidomukti. Dari gerbang yang bertuliskan Kawasan Wisata Candi Gedong Songo di kanan jalan, silahkan ikuti jalan tersebut hingga sampai di Pasar Jimbaran.

Tepat didepan Pasar Jimbaran terdapat gang bertuliskan “Basecamp Mawar”. Silahkan ikuti jalan tersebut hingga sampai di Basecamp Mawar, yang terletak diatas destinasi wisata Umbul Sidomukti. Ada hal yang perlu diperhatikan yaitu: jalur ini semakin menanjak, jadi pastikan kendaraan anda dalam keadaan prima.

Dari Basecamp Mawar kita akan melewati jalur yang cukup ringan dengan hanya sedikit tanjakan, hingga di Pos 1. Sepanjang perjalanan dari Basecamp menuju Pos 1 kita akan disuguhi pemandangan kerlap-kerlip lampu kota, tentu saja jika anda mendaki pada malam hari. Jika siang hari yang terlihat adalah pemandangan alam Kabupaten Semarang.

Di Pos 1 kita tidak bisa melihat pemandangan karena tertutup rimbunnya pepohonan. Pos 1 hanya cocok untuk beristirahat, melepas lelah sejenak. Tidak cocok untuk mendirikan tenda, meskipun areanya agak lega, bisa menampung sekitar 3 tenda.

Padang ilalang di jalur pendakian Gunung Ungaran

Padang ilalang di jalur pendakian Gunung Ungaran

Melanjutkan perjalanan dari Pos 1 menuju Kolam Renang, kita akan melewati jalur naik turun. Sepanjang perjalanan pemandangan masih berupa pepohonan yang cukup rimbun di dalam kawasan hutan. Namun kita juga akan menemukan sebuah air terjun yang sangat cocok untuk beristirahat dan membasuh muka agar lebih segar.

Sesampainya di Pos Kolam Renang, terdapat sebuah bak penampungan air yang memang difungsikan sebagai tempat persediaan air bagi para pendaki. Disamping bak tersebut juga terdapat sebuah kolam renang yang bisa kita gunakan untuk mandi. Silahkan mandi di sini dengan syarat: tahan dengan air yang sangat dingin.

Di Pos Kolam Renang ini lokasinya cukup luas sehingga bisa menampung beberapa tenda. Namun tidak disarankan untuk mendirikan tenda disini karena tidak bisa melihat pemandangan apapun, selain hanya perbukitan didepan mata.

Perjalanan dilanjutakan dari Pos Kolam Renang menuju Kebun Teh. Dari sini pemandangan mulaiasyik karena telah melewati hutan. Sebelum sampai di Perkebunan Teh, kita akan melewati kebun kopi terlebih dahulu. Jika anda mendaki saat musim panen (biasanya bulan Agustus) maka anda bisa melihat banyak musang yang sedang memakan buah kopi.

Sesampainya di Perkebunan Teh Medini kita sudah bisa melihat puncak Gunung Ungaran.Di Kebun Teh Medini ini pemandangan sangat indah dengan hamparan luas hijaunya tanaman teh yang sungguh menyegarkan pandangan mata.

Tak jarang pendaki lebih memilih mendirikan tenda disini, karena jalur setelah kebun teh juga terbilang cukup berat, pemandangan disini sangat indah, selain itu juga dapat menyaksikan sunrise nan menawan. di sini. Kebun Teh Medini ini menjadi titik pertemuan antara jalur Basecamp Mawar dan jalur Medini. Jika kita melalui jalur Medini maka kita bisa sampai di Kebun Teh dengan menggunakan motor.

Sunrise di Gunung Ungaran

Sunrise di Gunung Ungaran

Pendakian sesungguhnya bisa dibilang baru dimulai setalah kita melewati Kebun Teh. Jalur mulai terasa menanjak. Pertama kali kita akan memasuki wilayah hutan. Kemudian jalur mulai cukup terbuka. Dari sinilah kita bisa menyaksikan pemandangan keseluruhan gunung Ungaran dan kota Semarang dilihat dari atas.

Jalur yang akan kita lewati akan terus menanjak hingga puncak. Bukan sekedar menanjak seperti Gunung Andong dan Gunung Prau yang tanjakannya hanya berupa tanah berundak, di Gunung Ungaran tanjakannya berupa bebatuan besar, dimana kita akan dipaksa untuk lebih sering menggunakan tangan dan kaki.

Tanjakan bebatuan tersebut akan kita jumpai hingga puncak. Rasa letih dan lelah akan terbayar lunas sesampainya di Puncak Ungaran. Dari puncak ini kita bisa melihat pemandangan yang sungguh menawan. Di kejauhan tampak gunung-gunung tinggi lainnya seperti Merbabu, Merapi, Telomoyo, Andong dan Lawu terlihat samar-samar.

Tips Mendaki Gunung Ungaran

Waktu terbaik untuk mendaki di Gunung Ungaran adalah saat malam hari, terutama bagi pendaki pemula agar tidak menyerah setelah melihat jalur bebatuan di Gunung Ungaran.

Biasanya para pendaki mendirikan tenda dibalik puncak, karena disitu terdapat pepohonan yang bisa menahan tenda dari terpaan angin. Tapi apabila area tersebut penuh, bisa pula mendirikan tenda tepat dibawah puncak.

Terdapat sumber air di Gunung Ungaran, jadi tidak perlu kawatir kehabisan persediaan air.

Bagaimana sahabat, tidakkan anda tertarik menjajal mendaki Gunung Ungaran ini?



Penulis tamu (kontributor): Bayu Aji Saputro

Seorang anak muda yang hobi jalan-jalan, untuk menjadikan diri lebih baik.


 


Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.