Pantai Baron, Pantai Unik di Gunung Kidul

By BAS : last updated 18 Apr 2016

Jogja sungguh istimewa. Tak hanya sebagai kota budaya, namun juga kota wisata. Banyak dan beragam destinasi wisata menarik yang bisa di jelajahi. Salah satunya adalah wisata pantai. Jogja sangat kaya akan pantai nan eksotis, terutama yang berjajar di pantai selatan, wilayah Kabupaten Gunung Kidul.

Salah satu pantai yang ada di Gunung Kidul yang sungguh keren adalah pantai Baron. Lettaknya di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunung Kidul. Masih satu deretan dari timur ke barat dengan pantai-pantai unggulan lain seperti: pantai Indrayanti, pantai Sundak, pantai Krakal,  dan pantai Kukup.

View Pantai Baron dari atas bukit

View Pantai Baron dari atas bukit

Pantai Baron memiliki karakteristik ombak yang cukup besar khas pantai-pantai di laut selatan. Namun kita masih diperbolehkan untuk berenang. Tetapi tetap harus ekstra hati-hati, dan tetap patuhi rambu-rambu yang di pasang penjaga pantai. Demi keamanan kita sendiri.

Jika di pantai Parangtritis terdapat mitos yang melarang memakai pakaian warna hijau saat mandi di pantai, di Baron larangan itu tak berlaku. Anda boleh memakai pakaian hijau.

Bentuk pantai Baron mirip teluk yang diapit oleh dua tebing besar. Pasir pantainya tidak putih seperti lazimnya pantai-pantai wisata, tetapi berwarna coklat kehitaman.

Pantai Baron adalah pantai nelayan.  Anda akan bisa saksikan jejeran perahu-perahu para nelayan terparkir di pinggir pantai. Sebagian masyarakat di sekitar pantai Baron berprofesi sebagai nelayan, jadi jangan heran jika terkadang dibeberapa bagian tempat masih tercium bau amis bekas ikan.

Bukit di sisi sebelah timur

Bukit di sisi sebelah timur

Di pantai Baron juga terdapat Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Kita bisa membeli ikan segar disini. Datanglah pagi-pagi sekali untuk mendapatkan ikan yang masih benar-benar segar. Jika kesiangan, kesegaran ikan sudah banyak berkurang.

Jika anda ingin sekedar menikmati kelezatan hidangan laut, pantai Baron adalah pilihan tepat. Disini banyak terdapat warung-warung yang menyediakan menu hidangan hasil laut, seperti udang, lobster (udang karang), berbagi jenis ikan dan kepiting. Sungguh, selera anda akan dimanjakan dengan kesegaran seafood langsung dari sumbernya.

Pemandanga pantai Baron juga cukup asyik untuk dinikmati. Selain jejeran perahu nelayan di sepanjang area pantai, terdapat pula aliran sungai bawah tanah yang mengalirkan air tawar air tawar nan jernih. Uniknya setiap 5 tahun sekali aliran sungai ini akan berubah arah. Jika biasanya mengalir lurus langsung ke pantai, 5 tahun kemudian berganti arah memotong pasir pantai terlebih dahulu sebelum mengalir menuju pantai.

Jika anda pengin melihat pemandangan pantai Baron dari sudut yang berbeda, cobalah naik ke bukit sebelah timur. Disana ada sebuah mercusuar. Untuk sampai ke puncak mercusuar, ada puluhan anak tangga yang harus anda harus lewati. Tetapi jika anda takut ketinggian, Sebaiknya tak perlu susah payah mencoba menempuhnya.

View Pantai Baron dari mercusuar

View Pantai Baron dari mercusuar

Pemandangan dari atas mercusuar sungguh menawan. Lanscape pantai Baron akan terlihat dengan jelas. Selain itu, akan dapat disaksikan pula deretan pantai lainnya seperti pantai Kukup dan pantai Krakal yang terletak di sebelah timur. Bukit tempat berdiri mercusuar ini juga sering digunakan untuk tempat camping.

Ada satu lagi pemandangan unik yang bisa di saksikan dari puncak mercusuar, yaitu terdapatnya sebuah pantai kecil yang berada di sisi sebelah timur bukit. Pantai kecil ini memiliki pasir putih, namun dengan ombaknya cukup besar. Jika penasaran pengin menuju ke sana: silahkan susuri bukit ke arah timur, tentu saja dengan berjalan kaki.

Pantai kecil di sisi sebelah timur

Pantai kecil di sisi sebelah timur

Jalan Menuju Pantai Baron

Jalan menuju ke pantai Baron tidaklah sulit. Pantai ini hanya berjarak sekitar 40 kilometer dari pusat kota Yogyakarta. Meskipun kontur jalan berkelak-kelok naik turun khas jalanan di daerah pegunungan, namun cukup mulus, seperti pada umumnya jalan-jalan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Anda bisa menempuhnya dengan motor atau mobil. Di tempuh dengan motor sungguh asyik, anda dapat puas menikmati pemandangan sepanjang perjalanan. Namun pastikan motor yang digunakan dalam kondisi yang benar-benar sehat.



Penulis tamu (kontributor): Bayu Aji Saputro

Seorang anak muda yang hobi jalan-jalan, untuk menjadikan diri lebih baik.


 


Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.