Pantai Krakal, Pantai Dengan Sejuta Keindahan

By Sulis : last updated 13 Dec 2016

Pantai Krakal, mestinya tak asing bagi anda pecinta wisata pantai. Popularitasnya sebagai salah satu destinasi wisata di Gunung Kidul – Yogjakarta telah lama diketahui orang, jauh sebelum kemunculan Pantai Indrayanti, Pantai Sepanjang, ataupun Pantai Pok Tunggal.

Konon nama “Krakal”, terkait erat dengan aspek historis pantai ini. Secara geologis, dipercaya bahwa pantai-pantai di Gunung Kidul tercipta melalui proses alam yang sangat panjang. Proses pengangkatan kerak bumi menjadikan dasar laut sebagai daratan, dengan batu-batu karang yang bertebaran (dalam kosakata bahasa Jawa disebut krakal) hingga kemudian di namakan Pantai Krakal.

Pantai Krakal, Gunung Kidul - Yogyakarta

Pantai Krakal, Gunung Kidul – Yogyakarta

Kini, pantai Krakal layak menjadi idola. Pantai yang berjarak sekitar 65 kilometer atau sekitar dua setengah jam perjalanan dari Kota Jogja ini mudah sekali di akses, dengan kendaraan roda dua, mobil ataupun bis. Jalur yang dilewati sudah semuanya teraspal mulus, dengan banyak papan penunjuk lokasi guna memudahkan jalur pengunjung, terutama wisatawan luar kota atau bahkan mancanegara.

Untuk bisa menikmati semua keindahan yang dimiliki, anda tak perlu membayar mahal. Cukup sepuluh ribu perorang, dan anda bebas mengexplore beberapa pantai sekaligus (Pantai Baron, Krakal, Kukup, Drini, dan Pantai Sepanjang).

Bermain pasir di pantai Krakal

Bermain pasir di pantai Krakal

Pesona Pantai Krakal

Begitu menapakkan kaki di Pantai Krakal, anda akan disambut dengan rimbunnya tanaman pandan laut, dan juga beberapa pohon cemara udang. Puluhan gazebo-gazebo yang berjajar di pinggiran pantai, bisa dimanfaatkan pengunjung secara gratis, tanpa biaya sewa.

Salah satu kekhasan pantai ini adalah garis pantai yang landai dengan hamparan butiran pasir putih. Kalau sudah begitu,  siapa yang tidak tergoda untuk segera mendekat? Saat pantai ini tengah surut, maka Krakal menjadi surga bagi para pemburu ikan-ikan hias. Aktivitas ini tak hanya digemari oleh anak-anak, tapi banyak dilakukan pula oleh wisatawan dewasa. Di sini anda bisa menangkap atau sekedar menyaksikan beberapa jenis ikan dan biota laut yang  terjebak pada karang-karang di tepian pantai.

Pantai Krakal kala sedang pasang surut

Pantai Krakal kala sedang pasang surut

Pada waktu-waktu tertentu, ombak pantai Krakal juga menjadi spot yang menantang bagi pecinta olahraga surfing. Dry season antara bulan Maret dan September dipercaya sebagai waktu terbaik untuk mendapatkan tipe ombak yang sesuai untuk berselancar.

Cerita keindahan pantai Krakal tentu tak berhenti sampai di sini. Bahkan, saya menyebut pantai ini dengan pantai 3 in1. Kenapa? Sekali waktu, berjalanlah menyusuri pantai ke arah timur (kiri). Hanya dengan menyeberangi batuan karang yang tak terlalu tinggi, anda sudah sampai ke Pantai Slili, pantai yang terkenal dengan ombaknya yang ramah.

Dari pantai Slili, perjalanan bisa dilanjutkan dengan berjalan kaki beberapa puluh meter, dan sampailah anda di Pantai Sadranan, pantai yang terkenal dengan snorklingnya. Jika sisi barat Pantai Krakal adalah  Pantai Slili dan juga Sadranan, maka jangan lupa, nikmati pula pesona sisi Timur pantai ini.

Menikmati eksotisme pantai, dari bukit Jujugan

Di sisi timur, pantai Krakal dibatasi dengan beberapa bukit kapur. Yang saya tahu, ada Bukit Bernafas, Bukit Tikelan, dan satu bukit tertinggi yakni bukit Jujugan. Njujug, dalam bahasa Jawa bisa diartikan tujuan, atau singgah. Itu artinya, tempat ini sengaja dijadikan tempat persinggahan. Bisa ditebak, bukit ini menawarkan cara yang berbeda bagi pengunjung untuk menikmati keindahan pantai.

Jalan menuju bukit Jujugan

Jalan menuju bukit Jujugan

Musim hujan, menjadikan perbukitan kapur di Gunung Kidul terlihat hijau. Itulah salah satu kecantikan alam yang bisa dinikmati dari puncak bukit Jujugan. Tak hanya itu, anda juga bisa melihat deretan pantai selatan dari ketinggian. Birunya hamparan laut dan semilir angin, yang pastinya akan meninggalkan kenangan yang tak terlupakan.

View Pantai Selatan dari atas Bukit Jujugan

View Pantai Selatan dari atas Bukit Jujugan

Sebagai penyempurnaan, kini sebuah monumen tengah dibangun di puncak Bukit Jujugan. Targetnya, proyek bernilai hampir 900 juta ini akan rampung pada awal bulan Desember 2016. Sebagai masyarakat awam, saya hanya bisa berharap  nantinya duet Pantai Krakal-Bukit Jujugan mampu menjadikan Jogja, khususnya Gunung Kidul sebagai destinasi wisata andalan di Indonesia. Semoga.

Monumen di puncak bukit Jujugan

Monumen di puncak bukit Jujugan

 


nunuz-pict
Penulis tamu (kontributor): Tri Sulistiyowati

Seorang Mom Blogger yang tinggal di Yogyakarta ini adalah ibu dari 2 anak. Kegemaran utama adalah menulis dan jalan-jalan.


 


Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.