Pendakian Gunung Merbabu Lewat Selo

By mangkoko : last updated 01 Sep 2016

Gunung Merbabu merupakan salah satu gunung di Jawa Tengah yang terkenal dengan pemandangan alamnya yang sangat indah. Gunung yang memiliki ketinggian 3.142 Mdpl ini terletak di perbatasan antara Kabupaten Boyolali, Magelang dan Salatiga.

Gunung Merbabu memiliki tiga puncak utama, yaitu Puncak Trianggulasi (3.142 Mdpl), Syarif (3.119 Mdpl) dan Kenteng Songo (3.142 Mdpl), untuk mendaki di gunung ini, kita membutuhkan waktu sekitar 7-8 jam dan tentunya tergantung kecepatan kita dalam berjalan.

Sabana di jalur menuju puncak Merbabu

Sabana di jalur menuju puncak Merbabu

Banyak jalur pendakian yang bisa ditempuh untuk sampai puncak Merbabu. Jalur dari Salatiga adalah jalur Wekas,Thekelan dan Chenter. Dari Magelang gunakan jalur Suwanting. Dan Selo jika anda memilih lokasi dari daerah Boyolali. Dari beberapa jalur tersebut, jalur Selo merupakan jalur pendakian paling favorit karena menawarkan pemandangan yang indah.

Pendakian Lewat Selo

Bagi pendaki pemula, lebih disarankan untuk mendaki melalui jalur Selo. Untuk menuju ke Basecamp Selo sendiri dari kota Semarang: bisa mengikuti rute Semarang – Salatiga – Boyolali, lalu menuju ke Pasar Cepogo. Tepat di pertigaan pasar Cepogo belok kanan dan ikuti jalan hingga sampai di Basecamp Selo yang berada tepat di kanan jalan depan tulisan NEW SELO, yang terletak di kaki gunung Merapi.

Jalur pendakian Selo menjadi favorit para pendaki karena menawarkan pemandangan alam yang cukup lengkap. Dimana kita bisa melihat hutan pinus, view gunung Merapi, hingga padang rumput yang luas. Selain itu, jalur Selo juga merupakan jalur paling mudah diantara jalur pendakian lainnya. Jadi sangat direkomendasikan untuk para pendaki pemula.

Sesampainya di Basecamp Selo, kita harus membayar retribusi sebesar Rp.15.000/orang (belum termasuk parkir). Basecamp Selo ini cukup unik karena terdapat beberapa rumah warga yang difungsikan menjadi Basecamp, jadi tidak perlu takut penuh, tak kebagian tempat.

Waktu terbaik untuk mendaki melalui jalur Selo adalah: pada siang mulai dari jam 11 hingga jam 2. Dan apabila melakukan pendakian pada malam hari: mulai jam 6 sampai jam 8. Biasanya pendaki lebih memilih naik di siang hari agar bisa melihat keindahan gunung Merbabu ini.

Estimasi Waktu Pendakian :

  • Basecamp – Pos 1 Dok Malang (kurang lebih 1 jam)
  • Pos 1 Dok Malang – Pos 2 Pandean (kurang lebih 1 jam)
  • Pos 2 Pandean – Pos 3 Watu Tulis (kurang lebih 45 menit)
  • Pos 3 Watu Tulis – Sabana 1 (kurang lebih 2 jam)
  • Sabana 1 – Sabana 2 (kurang lebih 1 jam)
  • Sabana 2 – Watu Lumpang (kurang lebih 30 menit)
  • Watu Lumpang – Puncak Kenteng Songo (kurang lebih 1 jam 30 menit)

TOTAL : 7 jam 45 menit (belum termasuk turun)

Keterangan :

Basecamp – Pos 1
Di jalur ini, petama kita akan disambut oleh hutan pinus dan hijau dengan rimbunnya pepohonan. Sepanjang jalur kita hanya akan menemukan sedikit tanjakan, sangat cocok untuk pemanasan. Pemandangan yang ditawarkan juga belum cukup menarik. Di Pos 1 tidak cukup luas dan hanya bisa menampun beberapa tenda.

Pos 1 – Pos 2
Setelah melewati Pos 1, pemandangan sudah mulai terbuka walaupun masih melewati hutan. Jalur dari Pos 1 menuju Pos 2 ini cukup menanjak, dimana kita juga akan melewati tikungan macan yang merupakan tanjakan terberat diantara Pos 1 dan Pos 2. Pos 2 merupakan dataran dengan dikelilingi semak-semak. Dataran di Pos 2 ini cukup luas dan bisa menampung lebih dari 15 tenda. Selain itu terdapat juga tanaman buah murbei yang memiliki rasa cukup asam namun enak.

Pos 2 – Pos 3
Dari Pos 2 ini kita sudah bisa melihat puncak bukit dimana disitulah lokasi Pos 3, namun untuk menuju ke Pos 3 kita harus melewati jalur yang cukup menanjak. Dari sinilah pendakian sebenarnya akan dimulai. Sepanjang jalur menuju Pos 3, kita bisa melihat banyak sekali tanaman bunga edelweis. Tapi jangan dipetik ya!

Sabana 1

Sabana 1

Pos 3 – Sabana 1
Pos 3 merupakan dataran yang sangat luas. Dari sini kita sudah bisa melihat indahnya pemandangan gunung Merbabu. Selain itu kita juga bisa melihat gunung Merapi didepan mata dengan menaiki bukit disebelah timur laut. Pos 3 bisa menampung puluhan tenda, namun biasanya pendaki lebih memilih untuk melanjutkan perjalanan daripada mendirikan tenda di Pos 3.

Pos 3 – Sabana 1
Inilah jalur terberat di gunung Merbabu via Selo. Jalur dari Pos 3 menuju Sabana 1 murni tanjakan semua. Jalur ini jika dilihat dari kejauhan akan sangat ekstrim, karena itulah beberapa pendaki lebih memilih mendirikan tenda di Pos 3. Sebab untuk bisa sampai di Sabana 1 kita membutuhkan stamina ekstra.

Sabana 1 – Sabana 2
Sesampainya di Sabana 1 biasanya para pendaki lebih memilih mendirikan tenda. Selain lokasinya yang sangat luas, juga karena faktor kelelahan setelah melewati jalur antara Pos 3 dan Sabana 1 tadi.

Sabana 2

Sabana 2

Sabana 1 merupakan dataran luas dengan beberapa bukit disisinya, pemandangan di Sabana 1 sangat indah, terutama jika datang saat musim semi. Dataran ini akan terlihat sangat hijau oleh rerumputan yang menghiasinya.

Sedangkan jalur menuju Sabana 2 walaupun masih menanjak tapi tidak seberat jalur menuju Saban 1. Di jalur ini kita harus menuruni bukit terlebih dahulu sebelum mulain menanjak. Sesampainya di puncak bukit kita masih harus turun kembali hingga ke Sabana 2.

Sabana 2 – Puncak
Para pendaki biasanya lebih memilih mendirikan tenda terakhir di Sabana 2, selain lokasinya luas, juga tertutup oleh bukit-bukit. Sabana 2 memiliki pemandangan sangat indah dihiasi tanaman bunga edelweis yang terlihat menjulang tinggi hingga lebih dari 2 meter.

Dari Sabana 2 menuju puncak kita membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam. Biasanya pendaki melakukan summit jam 3 pagi agar bisa melihat sunrise di puncaknya. Sepanjang perjalanan, jalur terberat adalah ketika menuju Watu Lumpang dengan trek yang cukup miring. Namun setelah itu (walaupun masih terbilang menanjak) tapi tidak terlalu menguras tenaga. Hanya saja tidak adanya pepohonan sepanjang jalur menjadikan angin akan sangat leluasa menerpa pendaki. Menjadikan suhu udara terasa cukup dingin.

Merapi di depan mata

Merapi di depan mata

Biasanya diantara ketiga puncak tersebut, Puncak Kenteng Songo merupakan pilihan favorit para pendaki. Karena memang lokasinya berada ditengah-tengah antara Puncak Trianggulasi dan Puncak Syarif. Dan juga tepat berada didepan gunung Merapi.

Nah, itulah informasi mengenai jalur pendakian gunung Merbabu via Selo, Boyolali. Sekedar saran bagi teman-teman yang ingin mendaki gunung, tolong jangan mencorat-coret apapun disana, dan jangan lupa selalu bawa turun sampah yang anda hasilkan ya!



Penulis tamu (kontributor): Bayu Aji Saputro

Seorang anak muda yang hobi jalan-jalan, untuk menjadikan diri lebih baik.


 


Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.