Pesta Kebun Ala Angkringan Mbah Kerto

By mangkoko : last updated 04 Nov 2015

Mulai munculnya cafe-cafe bergaya angkringan tradisional di kota-kota besar menjadi sebuah fenomena yang manarik untuk dicermati. Format layanannya kurang lebih sama dengan angkringan tradisional yang biasa mangkal di kaki lima pinggir jalan. Dengan sajian menu ala nasi kucing. Yaitu nasi bungkus dengan aneka pilihan lauk-pauk rumahan. Dilengkapi pula dengan goreng-gorengan, aneka snack dan aneka wedang.

Perbedaanya angkringan gaya baru dengan gaya lama terletak pada format lokasi. Dibuat lebih nyaman laiknya sebuah resto atau cafe. Ditambah dengan berbagai macam fasilitas menarik, seperti koneksi wifi gratis dan live music.

Memilih menu di Angkringan Mbah Kerto

Pilih menu, bayar dan pilih tempat yang nyaman untuk menikmatinya

Salah satu cafe angkringan di kota Semarang yang menarik dikunjungi adalah Angkringan Lounge Mbah Kerto. Alamatnya di Jl. Soekarno Hatta Semarang (Arteri). Lokasinya tidak persis di pinggir jalan raya, tetapi masuk gang sekitar 10 meter. Untuk menuju kesana: dari perempatan pedurungan silahkan susuri Jl. Soekarno Hatta ke arah barat. Ada papan petunjuk “Angkringan Lounge Mbah Kerto” di pojok gang sebelum kantor BPJS Jl. Soekarno Hatta Semarang. Masuk saja sekitar 10 meter. Jika tempat parkir di dalam telah penuh, anda bisa parkir di sepanjang Jl. Soekarno Hatta.

Wedang mbah Kerto, bir pletok, wedang uwuh dan wedang roti menjadi menu minuman andalan cafe (resto) angkringan ini. Harga minumannya berkisar antara 3000 rupiah sampi 10.000 rupiah. Sedangkan makanan-nya mulai dari 3.500 rupiah. Wedang mbah Kerto menjadi ciri khas cafe angkringan ini. Dibuat dari campuran jahe, kelapa muda dan kolang-kaling.

Menu nasi bungkus (sego kucing) Angkringan mbah Kerto

Menu nasi bungkus (sego kucing) Angkringan mbah Kerto

Lokasi yang digunakan angkringan ini, konon adalah bekas gudang kontraktor dan garasi truk, sehingga cukup luas. Sebagian besar lokasinya tanpa atap (outdoor). Dengan penataan bergaya bak sebuah garasi mobil. Papan nama menu dibuat menggunakan material plat logam seperti plat nomor kendaraan, menguatkan kesan sebuah garasi mobil.

Ada tempat lesehan di bagian teras beratap. Sedangkan di bagian kebun menggunakan meja kursi sederhana dibuat dari bahan bekas. Ada meja kursi yang dibuat dari tong bekas, bahkan ada pula meja yang di susun dari pintu kayu bekas yang disangga dengan tumpukan ban mobil.

Tata lampu di buat cukup terang, tidak remang-remang seperti umumnya angkringan. Sehingga nyaman bagi pengunjung yang datang dengan keluarga. Tak lagi didominasi anak-anak muda. Bapak ibu dengan mengajak anak-anak mereka banyak terlihat disana. Mereka asyik menikmati sajian menu angkringan dengan suasana seperti bak pesta kebun, plus live music yang easy listening.

Suasana pesta kebun di Angkringan Mbah Kerto

Suasana pesta kebun di Angkringan Mbah Kerto

Saat kami sekeluarga berkunjung ke sana, di pojok selatan berdekatan dengan lokasi bakar-bakaran (sate), terlihat pasangan calon pengantin sedang melakukan sesi pemotretan pre wedding. Ini sebuah ide cukup menarik: foto pre wedding dengan suasana angkringan. Di tengah kebun, di depan panggung live music, ada yang booking untuk acara Halal bi Halal. Di kesempatan lain, ada pula yang memakai lokasi ini untuk acara pesta ulang tahun.

Angkringan ini memang favorit-nya si Nok anak saya. Saat malam malam Sabtu atau malam Minggu, sering dia merengek, “Ayah, kita ke  mbah Kerto yuk!”. Memang kalau makan di sana dia terlihat sangat menikmati menu dan suasananya.

Apalagi jika group music acoustic sedang mendendangkan lagu-lagu mancanegara lawas yang memang enak didengar sambil makan.

Live music di Angkringan Mbah Kerto

Live music di Angkringan Mbah Kerto

Saat lagunya Diana Roos: “When You Tell Me That You Love Me” di nyayikan, si Nok terlihat sangat tertarik dengan lagu itu. Sesampai di rumah langsung buka Youtube, dan karaoke-an sendiri, bergaya bak Diana Roos, dari mulut mungilnya terdengar lirik:
“Everything you ask for, Nothing is above me, I’m shining like a candle in the dark, When you tell me that you love me, You love me, When you tell me that you love me” .

 


Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.