Gebyar Flora Suara Merdeka 2014

By mangkoko : last updated 04 Nov 2015

Woow … yesss … sebagai penghobi berkebun, hati mangKoko begitu berbunga-bunga ketika mendengar Agro Expo diselenggarakan lagi di Semarang. Kali ini Agro Expo yang diselenggarakan di Taman KB Semarang ini di beri label Gebyar Flora Suara Merdeka.  Telah dibuka tanggal 26 April 2014 lalu dan akan berlangsung sampai tanggal 11 Mei 2014 nanti.

Gebyar Flora Suara Merdeka 2014

Gebyar Flora Suara Merdeka 2014

Konon rencana awalnya diselenggarakan dari 1 – 16 Maret 2014, tetapi kemudian ditunda menjadi 26 April 2014 s/d 11 Mei 2014 dengan tujuan agar menjadi rangkaian agenda acara dari ulang tahun kota Semarang yang ke 467. Dan kemudian digabung menjadi Expo Hortikultura, Fauna dan Kirab Potensi Pangan dan Pertanian.

Acaranya sendiri sebenarnya tidak sementereng judulnya. Tetapi ya … sudah cukup lumayan-lah sebagai pengobat rindu masyarakat pecinta flora dan fauna di Semarang dan sekitarnya, setelah lebih dari 5 tahun vakum bersamaan dengan meredupnya hingar bingar anthurium pada sekitar tahun 2008.

Dulu di masa kejayaan anthurium, setiap bulan mangKoko begitu bersemangat keliling dari satu expo ke expo berikutnya yang diselenggarakan hampir setiap bulan sekali. Beberapa pusat perbelanjaan silih berganti menggelar expo tanaman hias. Dari mulai Java Mall, Ada Swalayan, Sri Ratu, Makro (yang sekarang berganti nama menjadi Lotte Mart), dan tentu saja Pameran Flora Fauna di Taman KB menjadi yang paling bergengsi.

gebyar flora suara merdeka 2014

Salah satu stand anggrek yang banyak menarik perhatian pengunjung

Bila Pameran Flora Fauna yang diselenggarakan di pusat perbelanjaan sudah tidak ada lagi, mungkin karena geliat bisnisnya memang tidak lagi menarik, seyogyanya pameran seperti di Taman KB ini tidak seharusnya ikut tiarap. Mestinya pemerintah kota yang sebelumnya hanya menjadi fasilitator bisa mengambil alih. Karena even seperti ini bukan sekedar bernilai bisnis tetapi juga sarat nilai pendidikan bagi siapapun. Terutama generasi muda kita untuk tetap akrab dengan lingkungan hidup yang lebih sehat. Apapun kondisi ekonomi yang terjadi, lingkungan hidup yang ekologis tetap menjadi harga mati yang tidak lagi harus ditawar-tawar.

Untuk event kali ini terlihat stand stand tanaman anggrek sangat dominan menarik perhatian pengunjung. Anggrek bulan menjadi primadonanya. Karena memang hibrida anggrek yang dinobatkan sebagai salah satu sapta pesona Indonesia ini memiliki warna dan corak yang sangat atraktif.

Pameran Flora Fauna seperti ini akan menghijau segarkan pandangan kita di tengah belantara beton yang terus tumbuh menjulang di tengah kota Semarang. Dan juga seakan menjadi oase untuk sekedar bernafas, melegakan dan menyegarkan diri dari hiruk pikuk jalanan Semarang yang sudah semakin padat dan macet.

Stand Belajar & Berbagi Ilmu Hidroponik

Stand Belajar & Berbagi Ilmu Hidroponik

Komunitas pecinta flora juga seakan menemukan tempat ekspresi dengan adanya agenda acara seperti ini. Sehari setelah pembukaan yaitu tanggal 27 April 2014 diselenggarakan kontes anthurium se Jateng dan DIY. Ada juga terlihat Komunitas Hidroponik Jateng turut serta membuka stand. Mereka memajang kreasi-rancang bangun system hidroponik skala rumah tangga para aktivisnya. Sekaligus sebagai media pembelajaran bagi masyarakat luas bahwa berkebun itu asyik, berkebun itu parktis, berkebun itu tidak harus tangan menjadi kotor dan tanpa harus meluangkan waktu khusus setiap hari untuk menyiram, karena bisa menggunakan teknologi tepat guna yang sederhana untuk meng-automatisasi system penyiraman dan sekaligus pengaturan pemberian nutrisi bagi tanaman.

Cuma mang Koko kok nggak melihat ada komunitas Berkebun Organik yang buka stand ya ? Jangan-jangan di Jawa Tengah ini belum ada komunitas berkebun organic, atau kalaupun sudah ada mungkin geliatnya belum cukup kuat. Tetapi mang Koko sangat yakin bahwa gaya hidup hijau atau ekologis seperti ini akan semakin menjadi perhatian masyarakat. Karena ke depan green life akan menjadi sebuah keharusan, bukan lagi pilihan di tengah kehidupan modern yang semakin serba cepat dan instan ini.

Ular hijau : salah satu reptil yang dipamerkan

Ular hijau : salah satu reptil yang dipamerkan

Demikian pula bagi komunitas pecinta fauna maupun individu yang memiliki kegemaran pada binatang peliharaan seperti reptile. Mang Koko lihat hari ini (Minggu, 4 Mei 2014) diselenggarakan kontes reptile, seperti iguana, ular dll. Tapi jangan tanya apakah ada kontes burung berkicau ya ? Karena untuk burung berkicau biasanya tidak bergabung dalam Pameran Flora & Fauna seperti ini. Mereka punya media dan eksistensi sendiri yang tampaknya sampai sekarang masih terus tidak lekang dimakan jaman.

Tak lupa mangKoko sampaikan apresiasi kepada siapapun yang telah susah payah membangkitkan lagi aktifitas Yang sangat mendukung kehidupan masyarakat perkotaan yang lebih hijau, ekologis dan menyehatkan baik fisik maupun spiritual seperti Pameran Flora dan Fauna ini. Dan mudah-mudahan ini akan terus berlanjut, minimal setahun sekali.

Setiap perayaan Ulang Tahun Kota Semarang jangan hanya diisi dengan hiruk pikuk acara musik di Simpang Lima yang terkadang malah merusak lingkungan hijau dan meninggalkan sampah anorganik berceceran di lapangan Pancasila yang menjadi icon kota Semarang ini. Tetapi agenda Pameran Flora Fauna yang menyegarkan seperti ini juga sebaiknya di lestarikan. Syukur-syukur bisa menyaingi legenda Pameran Flora dan Fauna di Lapangan Banteng Jakarta.


Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.