Panen Kangkung Paling Enak

By mangkoko : last updated 15 Oct 2015

Pernah minikmati semangkuk ca kangkung (tumis kangkung) yang paling enak?  Bayangkan, masakan itu baru saja diangkat dari wajan, kangkung yang digunakan dipanen saat masih muda (baby kangkong) dan benar-benar fresh, baru saja dipetik dari kebun sendiri di samping rumah!

Wow … nggak cuma sekedar sedap, namun juga renyah dan yummy di setiap gigitan. Kangkung yang “fresh from the garden” dan dipanen saat masih muda memang tiada duanya, tekstur seratnya masih sangat lembut dan kresss. Sungguh mak nyus … berpadu dengan sepiring nasi pulen yang masih kebul-kebul!

Tumis kangkung muda (baby kangkong) organik

Ca kangkung muda (baby kangkong) organik

“Nggak mungkin deh Mang, saya kan tinggal di kota jadi tidak ada tanah kosong yang bisa ditanami kangkung ?”
Jangan khawatir, kangkung darat (Ipomoea Reptanabisa ditanam menggunakan pot. Jadi bisa ditanam dimana saja dan oleh siapa saja. Setiap pot berdiameter sekitar 40 cm bisa menghasilkan semangkuk ca kangkung untuk dinikmati bertiga. Jadi pas untuk keluarga mamang yang hanya dengan isteri dan si Nok semata wayang.

Asyiknya menanam kangkung di pot, kami bisa panen kapan saja. Bahkan di malam hari saat kepengin ca atau tumis kangkung, tinggal menuju halaman samping rumah, ambil satu pot, dan panen saat itu juga.

Cara panen-nya sebagai berikut: potong batang kangkung sebatas sekitar 3 cm dari media tanam. Gunakan gunting yang tajam, akan lebih baik jika menggunakan gunting tanaman yang biasa dipakai pruning. Gunting pruning seperti ini akan meninggalkan bekas potongan yang halus di batang kangkung.

Penen kangkung terenak yang ditanam sendiri di pot

Penen kangkung terenak yang ditanam sendiri di pot

Kenapa nggak langsung di cabut saja mang?
Cara panen kangkung yang umum dilakukan para petani kita adalah dengan cara mencabut langsung se akar-akarnya. Dengan tujuan untuk menjaga kesegaran hasil panen.

Panen dengan cara dipotong batang bawahnya memang mempercepat kangkung menjadi layu. Namun jika hasil panen langsung dimasak, tidak ada masalah kan? Kondisinya masih sangat segar.

Tujuan lain kenapa tidak dicabut seakar-akarnya, karena tanaman itu nanti akan tumbuh kembali. Sehingga kelak bisa dipanen lagi tanpa harus menanam dari awal. Sekali tanam bisa melakukan panen sampai 3 kali.

Kangkung pada umumnya dipanen setelah berumur sekitar satu bulan atau 4 minggu. Namun jika dikehendaki tekstur kangkung yang lebih empuk, lakukan pemanenan pada usia lebih muda. Sekitar 2 minggu untuk mendapatkan baby kangkung, atau 3 minggu untuk memperoleh kangkung remaja yang seratnya masih cukup lunak. Tentu saja bobot hasil panennya tidak sebanyak jika dipanen saat usia lebih tua.

Bagaimana cara menanam kangkung di pot ?
Sangat mudah. Cukup sediakan pot plastik ceper atau pendek seperti yang biasa dipakai untuk bonsai. Kenapa memilih pot plastik, silahkan baca artikel Memilih Pot Plastik yang telah ditulis sebelumnya.

Penggunaan pot ceper bertujuan untuk menghemat media tanam. Perakaran tanaman kangkung tidak dalam sehingga cukup di tanam pada media setebal sekitar 15-20 cm saja.

Media Tanam
Media tanam yang digunakan berupa campuran pupuk kandang, sekam bakar (sekam mentah) dan tanah kebun dengan perbandingan 1:1:1. Pupuk kandang berperan sebagai penyedia nutrisi atau pupuk alami. Pencampuran dengan sekam padi bertujuan agar media menjadi porous, gembur dan ringan sehingga pot tidak berat untuk dipindah-pindahkan. Sedangkan tanah kebun berperan sebagai pengikat air, sehingga frekuensi penyiraman bisa dikurangi, cukup 1x sehari.

Cara Tanam
Pot diisi dengan media tanam sebatas sekitar 2 cm dari bibir atas pot. Tebarkan merata benih kangkung (kangkong seeds) merata di atas media tanam. jarak antar tanaman sekitar 2-3 cm. Jika ditanam di lahan, jarak antar lubang tanam sebaiknya lebih dijarangkan lagi yaitu sekitar 5-10 cm, setiap lubang tanam diisi 2-3 benih.

Biji-biji benih kangkung ini mudah didapatkan di toko-toko pertanian. Warnanya coklat kehitaman, berbentuk lonjong sedikit gepeng dengan ukuran diameter sekitar 4-6 mm.

Benih kangkung siap tanam

Benih kangkung siap tanam

Kemudian timbun tebaran biji dengan media tanam setebal sekitar 1 cm.

Siram dengan hati-hati sampai benar-benar basah. Selama benih belum tumbuh, jaga media tanam agar tetap lembab dengan melakukan penyiraman 2x sehari.

Letakkan pot di lokasi yang teduh. Dua sampai tiga hari kemudian biji-biji mulai tumbuh.

Setelah berumur sekitar seminggu pindahkan pot di lokasi yang terkena sinar matahari langsung.

Lakukan penyiraman secukupnya 1x sehari atau lebih tergantung kebutuhan. Penyiraman terbaik dilakukan pada pagi atau sore hari. Namun saya sendiri bisanya baru sempat menyiram pada malam hari. Memang tidak ideal sih, tetapi jauh lebih baik dibanding tidak disiram … He he.

Pemupukan Tanaman Kangkung
Selama satu periode panen pertama, belum perlu dilakukan pemupukan. Pupuk kandang yang dicampurkan pada media tanam telah mencukupi sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. Perlakuan alami terhadap tanaman lebih disarankan, sehingga kita akan mendapatkan sayuran organik yang ramah lingkungan dan menyehatkan tubuh.

Pemupukan baru dilakukan setelah panen pertama dan kedua menggunakan pupuk organik cair yang bisa kita buat sendiri. Membuat pupuk organik cair sangat mudah. Bahannya adalah pupuk kandang, air, dan MOL (mikro organisme lokal) semacam EM4 yang mudah didapatkan di toko pertanian.

Cara membuat pupuk organik cair:

  1. Campur seember besar air dengan satu tutup botol EM4, aduk hingga merata.
  2. Rendam karung berisi pupuk kandang di dalam ember tersebut selama 2-3 hari.
  3. Angkat karung berisi pupuk kandang tersebut sampai airnya tidak menetes lagi. Pupuk kandang bekas masih bisa dipakai sebagai pupuk untuk tanaman lain.
  4. Air bekas rendaman di dalam ember tersebut kini telah jadi pupuk organik cair yang bisa disimpan dalam botol atau jerigen plastik yang nantinya bisa kita gunakan untuk memupuk sayuran di dalam pot.

Jika sahabat sekalian tidak berhasil menemukan MOL EM4, tanpa menggunakan mol tersebut juga bisa. Memang dengan bantuan mol proses pembuatan pupur organik cair akan jauh lebih optimal.

Benih-benih kangkung darat yang mulai tumbuh di pot pada media sekam bakar dan pupuk kandang

Benih-benih kangkung darat yang mulai tumbuh di pot pada media sekam bakar dan pupuk kandang

Pengendalian Hama Tanaman Kangkung
Daun-daun kangkung sangat disukai oleh belalang, untuk itu sebaiknya dijaga dari serangan hama yang satu ini. Caranya: cukup diusir secara manual. Atau pot tanaman di beri sungkup berupa kelambu atau jaring untuk mencegah datangnya hama.

Menanam kangkung di pot yang diletakkan di halaman rumah, akan mudah terawasi setiap hari. Perkembangan pertumbuhan tanaman dan hama yang menyerang akan mudah ketahuan.

Ada baiknya menanam secara multikultur, artinya dalam satu area halaman ditanam bermacam-macam tanaman. Cara sepert ini akan mengurangi serangan hama. Minimal serangannya tidak akan sedahsyat tanaman monokultur yang di tanam di sawah atau ladang.

Penggunaan pestisida sebaiknya dihindari karena pestisida bersifat racun bagi tubuh manusia. Penyemprotan pestisida pada sayuran daun sama saja melapisi sayuran tersebut dengan racun. Jika nantinya sayuran dimakan, sama artinya memasukkan sayuran beracun ke dalam tubuh. Cepat atau lambat akan menimbulkan efek negatif bagi tubuh.

Yuk kita tanam sendiri kangkung organik di rumah!

Bayangkan …. 3 minggu lagi, anda akan panen kangkung terenak dan tersehat yang tidak akan anda temukan di supermarket manapun!

Salam berkebun,
mangKoko

 


12 thoughts on “Panen Kangkung Paling Enak

  1. BangKoor

    Lebih oke lagi kalo pake hidroponik, mang. Lebih bersih, biasanya

    mangKoko says:
    Kalau saya kok lebih suka bertanam secara organik ya mas, dibanding hidroponik.
    Mungkin hanya tentang selera saja sih.
    Trims atas kunjungannya
    :-)

    Reply
    1. BangKoor

      Hihi.. iya mang. Tergantung selera masing-masing. Sebenarnya juga hidroponik nggak melulu butuh asupan nutrisi kimiawi, dengan metode organik juga bisa :-)

      mangKoko says:
      Iya juga ya … sepertinya perlu dipentimbangkan nih!

      Reply
  2. Dunia Ely

    andai punya benih kangkungnya

    mangKoko says:
    Benih kangkung darat biasa kok mbak,
    Namun jika ditanam secara organik, dirawat sendiri, dipanen sendiri saat masih muda (baby kangkong) dan kemudian langsung dimasak frash saat itu juga …. itu yang bikin jadi sangat enak !

    Sssst jangan bilang2 ya mbak, yang bikin sangat enak itu sebenarnya adanya tambahan penyedap berupa emotional seasoning, karena produk hasil tanam sendiri. He he …

    Reply
  3. ysalma

    saya baru tau kalau ada benih kangkung dari biji ini *tepok jidat*
    biasanya nanam kangkung dari stek batang, pantes di pasar pd ada akarnya,
    nanam kangkung di pot juga ah.

    mangKoko says:
    Berkebun itu … sungguh asyik
    :-)

    Reply
  4. Nunu El Fasa

    Enak nih jadi hemat anggaran hehehe

    mangKoko says:
    Anggaran beli kangkung diganti untuk beli: benih + pot + media tanam, masih harus ngerawat sendiri lagi. Jadi kalau dihitung-hitung jelas lebih banyak modalnya mbak ! He he …
    Cuma …. lebih asyik saja!

    Reply
  5. vrizkn

    Emang enak tanem sendiri.kangkungku mo di panen tuch
    Baby kangkung gitu.organik bikin body sehat ciiiin

    mangKoko says:
    Selamat panen ya
    :-)

    Reply
    1. vrizkn

      Oke thx…
      Panen kangkung darat cukup dipotong atasnya aj
      So msh bisa tumbuh lg tunas kangkung baru,
      Betul ga mang koko???

      mangKoko says:
      Betul sekali
      :-)

      Reply
  6. syswo

    wah,, jd pengin ikut nyoba…. makasih info dan testimoninya…. jaman skr.. semua bahan makanan banyak bahan tambahannya…. semoga brasil.

    mangKoko says:
    Mas Syswo,
    Silahkan coba mas, dan selamat berkebun organik! :-)

    Reply
  7. budisun

    Semua pada nyoba nanam kangkung sendiri, trus kalau saya panen kangkung yang beli siapa…?

    mangKoko says:
    Kalau nggak ada yang beli, … di bagi-bagi saja mas Budi!
    :-)

    Reply
  8. rizqi

    Kalo media tanamnya cuma sekam mentah sama tanah, diberi nutrisi apa ya??
    kalau pake nutrisi buat hidroponik bisa nggak? trus ngasih nutrisi itu baiknya umur berapa hst? kangkungku sekarang baru 3 hst, takut telat ngasih nutrisi :(
    maaf kalau banyak tanya… :)

    mangKoko says:
    Pada umumnya dengan taburan pupuk NPK seimbang, meskipun nutrisi hidroponik bisa dipakai juga.
    Kalau saya sendiri memang lebih suka mencampur media dengan pupuk kandang atau kompos.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: *
Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.