Kala Pachypodium Berbunga

By mangkoko : last updated 03 Jan 2016

Pahypodium adalah tanaman sukulen berbentuk semak yang banyak ditanam sebagai tanaman hias di Indonesia. Penampilannya menyerupai kaktus, namun sebenarnya bukan berasal dari keluarga kaktus-kaktusan. Tetapi serumpun justru keluarga dengan adenium (kamboja jepang).

Bunga pachypodium lamerei

Bunga pachypodium lamerei

Pachipodium adalah tanaman asli dari Madagaskar yang beriklim panas dan kering. Di dalam pertumbuhannya membutuhkan intensitas sinar matahari yang tinggi dan lama. Tak banyak membutuhkan air, karena mempunyai kemanpuan menyimpan air di batang tanaman.

Sosok pachypodium lemerei yang telah cukup tua

Sosok pachypodium lemerei yang telah cukup tua

Di Eropa tanaman ini dikenal dengan nama Madagascar Palm. Sedangkan nama pachipodium sendiri berasal dari bahasa Yunani: pachus (gemuk) dan podion (kaki), atau tanaman berkaki gemuk. Hal ini memang karena morfologi tanaman pachipodium membentuk batang berbonggol berisi simpanan air, yang merupakan karakter khas tanaman beriklim kering.

Ada banyak spesies pachipodium yang diintroduksi di Indonesia. Yakni: pachypodium lamerei, pachypodium geayii, pachypodium rosulatum dan masih banyak lagi. Spesies yang paling mudah tumbuh dan bersosok tinggi adalah pachypodium lamerei, seperti salah satu koleksi saya pada gambar disamping.

Di Indonesia, tanaman pachipodium sangat sulit dikembang biakkan secara generatif. Hal ini disebabkan karena iklim Indonesia yang tak terlalu kering sehingga sulit bagi tanaman untuk berbunga.

Kalaupun memunculkan bunga, biasanya hanya terjadi pada tanaman yang telah berumur cukup tua, didukung dengan kemarau panjang ekstrim seperti yang terjadi di tahun 2015 tahun kemarin.

Salah satu koleksi pachypodium lamerei saya yang ada di Semarang, tanpa diduga memunculkan beberapa kuntum bunga putih bersih di akhir kemarau panjang kemarin (lihat gambar diatas). Saat ini (bulan Januari 2016) sebagian bunga telah rontok. Entah, apakah nanti akan berlanjut menjadi tonggkol buah atau tidak.

Tanaman ini memang telah berumur cukup tua. Saya tak ingat persis tahun berapa mulai menanam. Yang jelas telah lebih dari 10 tahun. Saat ini sosoknya telah meninggi, lebih dari 2 meter, meskipun di tanam di dalam pot.

Berbeda dengan koleksi saya yang lain, yakni pachypodium rosulatum yang bersosok pendek (dwarf). Usianya kurang lebih sama, namun pachypodium rosulatum ketinggiannya tak lebih dari 25 cm.

 


Share :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please fill in a CAPTCHA for security: * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.